Home / Breaking News

Kamis, 21 November 2019 - 14:48 WIB

Bentrok Antar Fakultas Kembali Terjadi Di Kampus UNM Makassar

Makassar, Lintas news 5Terkini.Com–Bentrok Antar Fakultas Kembali Terjadi di Kampus Universitas Negeri Makassar jalan Bontoduri, Mallengkeri kota Makassar, kamis (21/11) pukul 13.20 wita

Saksi S, mengatakan bahwa bentrok yang terjadi di kampus UNM antar Fakultas Bahasa dan Fakultas Seni bermula saat Fakultas Seni Menyerang Fakultas Bahasa

Pada pukul 13.20 wita sekitar 20 mahasiswa dari Fakultas Seni masuk kedalam gerbang Fakultas Bahasa dengan membawa ketapel Bom molotov parang dan batu langsung melakukan penyerangan

Awalnya sekelompok mahasiswa tersebut menuju ke sekretariat Bestra (Bengkel Sastra) yang letaknya berada tidak jauh dari pos security, kemudian mereka melemparkan 3 bom molotov ke depan Aula Bestra dan depan pintu ruangan Bestra serta didalam ruangan sekretariat Bestra.

Selanjutnya sekelompok mahasiswa Fakultas Seni menuju ke halaman parkir Fakultas Bahasa, mereka melakukan pengerusakan beberapa kendaraan yang terparkir

Kemudian puluhan mahasiswa Fakultas Bahasa keluar dan mengejar sekelompok Mahasiswa Fakultas Seni hingga ke gerbang fakultas Bahasa, akibatnya terjadilah saling lempar batu dan saling serang menggunakan busur

BACA JUGA :   Lantamal VI Makassar Gelar Latkamla dan Penyumpahan Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut TA. 2020

Sementara itu, Personil Polsek Tamalate yang dipimpin Kompol Arifuddin A, SE. MH. (Kapolsek Tamalate) yang tiba di TKP (kampus UNM) berusaha melerai kedua kubu mahasiswa dengan menembakkan gas air mata, serta tembakan peringatan agar kedua kubu mahasiswa mundur kembali masuk ke Fakultasnya masing-masing

Sekitar Pukul 14.20 Wita, situasi kampus UNM kembali kondusif.

Akibat bentrokan tersebut, beberapa mahasiswa mengalami luka-luka dan dibawah ke RS. Haji Makassar

Foto : Korban yang di Rawat di RS. Haji Makassar

 

Berikut nama-nama mahasiswa yang mengalami luka akibat tawuran

Ir , (21) Mahasiswa Fak. Seni Rupa semester 7 (mengalami luka terkena busur dibelakang telinga kiri), dirawat di RS. Haji Fe, (21), Mahasiswa Fak. Seni Rupa semester 5 (mengalami luka terkena busur di bagian perut sebelah kiri), dirawat di RS. Haji.
M B A, (19 ) Mahaaiswa Fak. Bahasa semester 3,  (Luka pada leher bagian depan)
-Re ( 23) Fak. Bahasa, asal (Luka paha bagian dalam)
Ah, ( 23) Fak. Seni dan Desain, (Luka kaki kanan sebelah dalam)
NR,( 20) , Fakultas Seni dan Desain semester 5, (Luka leher sebelah kiri)
IL,( 23) , Mahasiswa Fak. Bahasa semester 5, (Luka paha sebelah kanan)

BACA JUGA :   Kodim 1002/Barabai Gelar Komsos Dengan KBT

Adapun Kerugian Materill :
1 unit Mobil Toyota Yaris warna merah hitam No. Pol DP 99 BD, mengalami rusak pecah kaca bagian belakang.
1 unit Mobil Daihatsu Grand Max No. Pol DD 8551 GC, mengalami rusak pecah/retak kaca bagian depan.
– 1 unit motor Honda Beat Street warna putih, No. Pol DD 3967 SL, mengalami rusak terbakar pada bagian sadel
– 1 unit motor Honda scoopy warna No. Pol DD 2822 YQ, mengalami rusak pada kap depan bagian samping kanan.
– 1 unit motor Yamaha MX 150 warna hitam merah No. Pol DD 2413 GY, mengalami rusak pada kap depan bagian samping kanan.
– 1 unit motor Yamaha Mio J warna hitam merah No. Pol DP 2523 BA, mengalami rusak pada kap depan bagian samping kanan.
– 1 unit motor Yamaha Mio 125 warna hitam No. Pol DD 4542 CL, mengalami rusak/pecah pada bagian lampu depan.
– 1 unit motor Honda Beat warna putih merah No. Pol DD 5357 KQ, mengalami rusak/pecah pada bagian lampu depan.
– 1 unit motor Yamaha Mio z warna putih No. Pol DD 3464 GU, mengalami rusak/pecah pada bagian lampu depan dan belakang.
– 1 unit motor Suzuki Nex II warna hitam No. Pol DD 6752 XX (plat putih) mengalami rusak/pecah pada bagian kap depan dan kap saming sebelah kiri.

BACA JUGA :   Kapolsek Barombong Polres Gowa bersama Tripika Barombong gelar Operasi Yustisi Penggunaan Masker di Tamanyeleng

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas yaitu,
– 25 anak panah (busur)
– 4 buah ketapel
– 1 bilah parang dengan sarungnya
– 1 batang besi
– 1 buah peluru sumpit
– Puluhan biji kelereng

Belum diketahui secara pasti penyebab sehingga terjadinya bentrok antar ke kedua fakultas, Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar dan Polsek Tamale Masih melakukan penyisiran(ocha)
.

Share :

Baca Juga

Breaking News

Danlantamal VI Inspeksi Ruang Isolasi Covid-19 RSAL Jala Ammari

Breaking News

Pengukuhan Kenaikan Pangkat Penghargaan Kepada Aiptu Yunus Tangketasik Dilaksanakan Kapolres Tator

Breaking News

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Ratusan Personel Lantamal VI Laksanakan Rapid Diagnostik Test

Breaking News

Antisipasi Covid – 19, Polres Gowa Cek Suhu Tubuh Dengan Menggunakan Infrared Thermometer

Breaking News

Perubahan Cuaca Warnai Langit kota Bumi Tanadoang Kepulauan Selayar

Breaking News

Bertugas sebagai Pejuang Kemanusiaan, Polres Gowa Beri Himbaun Dukung Pemerintah Cegah Virus Corona

Breaking News

Mantan Kapolres Gowa Era Tahun 2017-2019 Lakukan Kunjungan Kerja Ke Polres Gowa

Breaking News

Ini Ungkapan Kapolres Tana Toraja Pada Hari Bhakti Adhyaksa Ke-60