oleh

Polres Tator Turunkan Ratusan Personil Kawal Unjuk Rasa Di DPRD Toraja Utara

TATOR, Lintasnews5terkini  Sebanyak Ratusan Personil Polres Tana Toraja diturunkan mengamankan aksi penyampaian Aspirasi dari Aliansi Masyarakat Peduli Toraja Utara yang berlangsung di Kantor DPRD Kab. Toraja Utara pada pukul 10.30 wita pada Senin (16/12/2019).

Dikoordinir oleh Brian dan Yulius Palenggang, pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 100 orang datang ke kantor DPRD Kab. Toraja Utara dengan membawa sound system pengeras suara diatas sebuah mobil truk, menyampaikan aspirasinya didepan kantor DPRD.

Adapun tuntutan dari Aliansi Masyarakat Peduli Toraja Utara yakni :
1. Menolak pemilihan sistem E-voting
Dengan Aalasan :
a. Bahwa E voting belum teruji kevalidtannya
b. E voting tidak bersifat Online dan Live
c. E voting bersifat rahasia karena tidak di sinkronkan dengan hasil print out dengan jumlah yang ada di kotak suara. karena dikuatkan oleh perbup. yang kami nilai melancarkan proses pemilihan
d. Adanya Perbup yang di keluarkan oleh Bupati secara tidak langsung ada intervensi bupati dalam proses pemilihan Lembang
e. Adanya E voting mark up pengadaan ( sarat dengan korupsi ) karena pengadaan E voting di Lembang di Toraja Utara. sedangkan Evoting yang ada sekarang berjumlah sekitar 41 Set berarti masih ada sekitar 70 Lembang yang dananya dipotong untuk harga E voting.

BACA JUGA :   Cegah Penyebaran Covid-19, Upacara Kenkat Personel Lantamal VI Digelar Berbeda Dengan Sebelumnya

2. Usut Tuntas Money Politik di Lembang Tondon.

3. Menuntut kerjaksaan dan kepolisian untuk memeriksa pekerjaan yang didanai oleh dana Desa di Lembang Tondon mulai dari tahun 2014 s/d 2019 yang disinyalir ada penyalahgunaan dana anggaran Desa.

Dari pantauan di lokasi, pengunjuk rasa ini diterima oleh anggota DPRD Kab. Toraja Utara antara lain, Aryadi Gala dari Fraksi PDIP, Samuel Timotius Lande dari Fraksi PDIP, Alam Lamba, ST dari Fraksi PKPI.

BACA JUGA :   Diskes Lantamal VI Berantas Demam Berdarah di Rumdis TNI AL Makassar

Kapolres TanaToraja AKBP Gregorius Liliek Triwabhono Iryanto bersama
Kajari Makale Jefri Pananging Makapedua, nampak hadir di dalam ruang rapat paripurna DPRD mendengarkan dan menyaksikan jalannya penerimaan aspirasi tersebut.

Dapat dikabarkan, bahwa aspirasi tersebut diterima oleh pihak DPRD Kab. Toraja Utara dan selanjutnya akan diteruskan ke pimpinan DPRD Kab. Toraja Utara untuk pembahasan selanjutnya.

BACA JUGA :   Sering Cuci Tangan Dilakukan Satgas TMMD Tangkal Covid-19

Menurut informasi yang diperoleh, pihak DPRD Kab. Toraja Utara akan melaksanakan Rapat pada hari Rabu tanggal 18 Desember 2019 dengan mengundang instansi terkait untuk membahas aspirasi tersebut

Jalannya proses penyampaian aspirasi dari aliansi masyarakat Toraja Utara ini berjalan dengan aman dan kondusif, hal ini didukung oleh sikap terbuka dari pihak DPRD yang membuka ruang menerima aspirasi mereka, begitu pula dengan hadirnya Kapolres Tana Toraja dan Kejari Makale juga memberikan peran yang tidak kalah pentingnya sehingga proses penyampaian aspirasi berjalan dengan aman dan kondusif. [Amal]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :