Home / Breaking News / kegiatan / Sosial

Kamis, 4 Juni 2020 - 08:48 WIB

Aksi Unras Aliansi Masyarakat Toraja Utara Bersatu Dikawal 2 Kapolres Di Kantor Pengadilan Makale

TATOR, Lintasnews5terkiniAliansi Masyarakat Toraja Utara Bersatu ungkapkan keresahan dan kegelisahan atas sengketa tanah Lapangan Gembira dan SMA 2 Toraja Utara melalui aksi unjuk rasa penyampaian aspirasi di depan kantor Pengadilan Negeri Makale, Kab. Tana Toraja pada Kamis (04/06/2020).

Perlu diketahui, Pengadilan Negeri Makale masih membawahi wilayah peradilan Kab. Toraja Utara, sehingga aksi dari Aliansi Masyarakat Toraja Utara Bersatu berlangsung di depan kantor Pengadilan Negeri Makale Kab. Tana Toraja yang merupakan wilayah hukum dari Polres Tana Toraja.

Sebagai penanggung jawab kamtibmas, Polres Tana Toraja menurunkan sedikitnya 200 personil pengamanan, yang dikomandoi langsung oleh Kapolres Tana Toraja AKBP Liliek Tribhawono Iryanto disertai dengan pelibatan jajaran PJU dan para Perwira Polres Tana Toraja.

Sementara itu, Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati tiba di kantor Pengadilan Negeri Makale bersama ratusan personilnya yang langsung bergabung dengan personil Polres Tana Toraja laksanakan pengamanan aksi unjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Toraja Utara Bersatu.

Kerjasama apik pun tergelar dengan baik, Kapolres Tana Toraja memimpin pengamanan di dalam area kantor Pengadilan yang dibatasi oleh pagar, dan Kapolres Toraja Utara memimpin personilnya antisipasi perkembangan situasi di luar pagar kantor Pengadilan Negeri Makale.

BACA JUGA :   Kunjungi Kampung Rewako Desa Bone, Kapolsek Bajeng Gowa Salurkan Bantuan Logistik

Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan hadir terlebih dahulu di kantor Pengadilan Negeri Makale.

Sekitar pukul 10.00 wita, massa dari Aliansi Toraja Utara bersatu tiba di depan kantor Pengadilan Makale dengan kekuatan massa diperkirakan kurang lebih dari 250 orang, yang terdiri dari elemen Tokoh Adat, Pemuda, Guru SMA 2, kelompok Mahasiswa dan Siswa siswi SMA 2, dan langsung menggelar orasi yang berisi permintaan permintaan kepada pihak Pengadilan Negeri Makale.

Massa ini terhalang oleh pintu pagar yang tertutup dan dijaga dengan ketat oleh personil Polres Tana Toraja.

Dalam orasinya, Orator dari Aliansi masyarakat Toraja Utara Bersatu secara bergantian menyeru kepada Pengadilan Negeri Makale untuk meninjau, dan mempertimbangkan keputusan Pengadilan sebelumnya yang memutuskan sengketa tanah lapangan gembira dan SMA 2 Toraja Utara dimenangkan oleh penggugat H. Ali.

Selain dari massa yang berjumlah kurang lebih 250 orang, juga turut datang para petinggi Pemkab. Toraja Utara, hadir Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang, Ketua DPRD Toraja Utara, Tokoh Adat Pong Barumbun dan sejumlah Tokoh Masyarakat dan anggota DPRD Toraja Utara.

BACA JUGA :   Bersama Petani Babinsa 06/Barabai Laksanakan Pengendalian Hama Tikus

Informasi yang dihimpun, Pemkab Toraja Utara sebagai pihak tergugat mengajukan bukti bukti baru atau novum kepada pihak pengadilan untuk diteruskan ke Mahkamah Agung.

Jalannya aksi unjuk rasa berjalan dengan baik tanpa disertai dengan aksi aksi anarkis, meskipun dalam prosesnya terdapat orasi orasi yang bernada mengintimidasi, bahkan sampai pada upaya memaksakan kehendak akan menduduki kantor pengadilan Makale jika permintaan mereka untuk membentangkan spanduk di dalam halaman kantor Pengadilan tidak dipenuhi.

Dengan persetujuan ketua pengadilan, akhirnya 10 perwakilan massa di berikan kelonggaran untuk membentangkan spanduk tepat di depan kantor pengadilan negeri makale, dengan di kawal secara humanis oleh Kapolres Tana Toraja bersama para polwan dan personil dalmas Polres Tana Toraja.

 

Sekitar pukul 12.20 wita, Kalatiku Paembonan, Bupati Toraja Utara, menemui para pengunjuk rasa dan menyampaikan bahwa bukti baru (novum) yang telah diajukan oleh Pemkab Toraja Utara di nyatakan telah diterima oleh pihak Pengadilan Negeri Makale, dan selanjutnya bukti baru tersebut akan diteruskan ke Mahkamah Agung.

BACA JUGA :   Wakapolres Gowa : Tidak Ingin Kena Denda Dan Sanksi Sosial, Gunakan Masker

Usai menyampaikan perihal ini, Kalatiku Paembonan pun meminta kepada seluruh pengunjuk rasa untuk segera kembali ke Kab. Toraja Utara dengan tertib tanpa disertai dengan arak arakan atau konvoi ke dalam kota Makale.

Yang menarik perhatian dari jalannya aksi unjuk rasa tersebut adalah kepatuhan dalam menggunakan masker, aparat Kepolisian dari 2 Polres bertetangga secara disiplin menggunakan masker, sementara para orator khusunya Bello Tarran ( yang juga merupakan Ketua KNPI Torut ) yang tergabung dalam aliansi masyarakat Toraja Utara Bersatu juga tidak hentinya mengingatkan massa untuk disiplin menggunakan masker.

Berikut para orator aksi :
– Yulius Dakka
– Yulius Palenggang
– Belo Tarran ( Ketua KNPI Torut )
– Pong Barumbun

Usai melaksanakan pengamanan, Kapolres Tana Toraja memimpin konsolidasi personil sebelum meninggalkan kantor Pengadilan Negeri Makale, sementara Kapolres Toraja Utara memimpin personilnya mengawal iring iringan massa aliansi Masyarakat Toraja Utara Bersatu kembali ke Rantepao Kab. Toraja Utara. [Amal]

Share :

Baca Juga

Breaking News

Humanis Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1002/Barabai Komsos Dengan Rakyat

Breaking News

Babinsa Kelurahan Mojosongo bersinergi dengan Unitintel Polsek Jebres Amankan Ibadah di Gereja

Breaking News

Mulai Hari Ini, 8 Pos Perbatasan Makassar Dijaga Ketat Personil Gabungan

Breaking News

Sosialisasi Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Tator 2020 Dihadiri Kabag Ops Polres Tana Toraja

Sosial

TNI-Polri Peduli, Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Yang Sakit Lumpuh

Breaking News

Berkat Kegigihan Kanit Reskrim Pelaku Pembobolan Rumah Berhasil Kami Amankan

Breaking News

Laksanakan Protokol Covid-19, Sertijab Komandan Kapal Perang KAL Birang II.6-61 Digelar Sederhana

Breaking News

Serda Abdul Manan Bawa 20 Pendekar HST Mengikuti Festival Pencak Silat Budaya Tingkat Provinsi Kalsel