Home / Breaking News / Gowa / Hukum / kriminal

Rabu, 17 Februari 2021 - 22:54 WIB

Ayah Tiri di Gowa Diringkus dan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pencabulan

Lintasnews5terkini.com | Gowa – Seorang ayah tiri di kecamatan Barombong diringkus Unit PPA Polres Gowa pasca melakukan aksi bejat (cabul) terhadap anak tirinya di Jalan ujung Lingkungan Bontoala, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Kronologis kejadian berawal pada hari Kamis 11 Februari 2021 korban sementara tidur nyenyak di dalam kamar bersama nenek dan kakak korban, Saat pelaku melihat korban tidur dalam posisi miring kemudian pelaku berbaring di belakangnya kemudian melakukan aksi bejat dengan cara menggosokkan penis ke pantat korban hingga mengeluarkan sperma.

BACA JUGA :   Kadiv Humas Polri Resmi Buka Pelatihan Publik Speaking

Sesaat setelah itu korbanpun terbangun dan melihat Pelaku Lel. Rusli M. Bin Paulus Mamma (44) buruh harian berada di belakangnya, kemudian katena takut ketahuan pelakupun berlari kekamarnya.

Korban saat itu tanpa sadar memegang celana dan menyentuh sperma pelaku yang menempel di celananya korban pun berteriak dan membuat sang nenek dan kakak korban serta istri pelaku terbangun, saat menggelar jumpa pers bersama awak media.

Tambunan menambahkan bahwa, korban saat itu juga menjelaskan kejadian kepada sang nenek dan kakak korban serta istri pelaku. Lalu mereka bersama sama memaki pelaku lalu melaporkan kejadian ke Polres Gowa.

BACA JUGA :   Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi ke Ketua MUI Sulsel AGH KH Sanusi Baco

Pasca mengambil keterangan terhadap empat orang saksi selanjutnya pada 14 Feb 2021 personil Unit PPA Polres Gowa mendatangi TKP kemudian mengamankan pelaku.

Dari hasil interogasi diketahui pelaku telah melakukan aksi Cabul sejak korban masih duduk di bangku SMP.

Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka pasca dilakukan gelar perkara dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 82 Jo Pasal 76 E UU NO. 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 01 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara serta denda 5 miliar rupiah, jelas Kasat Reskrim Polres Gowa AKP. Jufri Natsir saat menggelar Konferensi Pers dihadapan awak media didampingi Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan. (Syd)

BACA JUGA :   Sindikat Pelaku Curanmor Diciduk Tim Anti Bandit Polsek Tombolopao

Share :

Baca Juga

Gowa

KBO Sat Lantas Polres Gowa Tertibkan Parkir Liar

Breaking News

Satgas Covid-19 Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Mako Lantamal VI dan Kapal Perang

Breaking News

Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Pelabuhan Hadiri HUT POLAIRUD Ke 69

Breaking News

Kapolda Riau Release Pengungkapan Narkoba Jenis Cair dan Musnahkan Sabu

Breaking News

Buruh Bangunan Yang Setubuhi Anak Dibawah Umur Diringkus Unit PPA dan Tim Bandit Polres Gowa

Breaking News

Ini Gagasan Terobosan Kapolres Tator Cegah Dan Tangani Sebaran COVID-19

Breaking News

Babinsa Kelurahan Mojosongo bersinergi dengan Unitintel Polsek Jebres Amankan Ibadah di Gereja

Breaking News

Kepala SMPN 18 Makassar Apresiasi Kunjungan Komisi D DPRD Kota Makassar