Home / Breaking News / kegiatan / Peristiwa

Senin, 22 Februari 2021 - 23:25 WIB

Seorang Wanita Ditemukan Terapung Oleh Warga Di Sungai Telah Meninggal Dunia

PANGKEP, Lintasnews5terkini – Telah ditemukan seorang perempuan terapung di Sungai yang tersangkut di batu dalam keadaan tidak bernyawa di lokasi wisata alam permandian Cambang Cui Kampung Cambang Cui Kel. Balleangi Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep pada Senin 22 Februari 2021.

“Betul telah ditemukan mayat seorang perempuan yang terapung di sungai lokasi wisata alam permandian Cambang Cui,” Kata Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo, S.Ik, saat memberi keterangan.

Seusai menerima laporan dari masyarakat Kapolsek Balocci Polres Pangkep IPTU Syahruddin Hamid beserta anggotanya, Unit Identifikasi Polres Pangkep yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong dan Tim Medis Puskesmas Balocci menuju lokasi kejadian untuk dievakuasi ke Puskesmas Balocci untuk keperluan visum et repertum (VER).

BACA JUGA :   Sindikat Pelaku Curanmor Diciduk Tim Anti Bandit Polsek Tombolopao

Kemudian dilakukanlah identifikasi yang hasilnya sosok mayat perempuan tersebut bernama Jumaena Binti Arifin (40 Th), Pekerjaan Ibu Rumah Tangga dan alamat Kampung Senggerang, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Adapun kronologisnya yakni sekitar pukul 11.30 Wita, Saksi Rahman (43) sedang menanam rumput gajah dan tanaman Tire (porang), tiba-tiba terdengar suara orang tuanya bernama Saude (65) berteriak memanggilnya bahwa ada orang tenggelam dalam Sungai dan tersangkut di batu, kemudian saksi Rahman turun dari kebunya dan menghampiri saksi Saude dan melihat sesosok perempuan sementara terapung dalam keadaan tidak bernyawa.

BACA JUGA :   Polres Pangkep Gelar Apel Pengecekan Pengamanan Penjemputan Bupati Terpilih 2021-2024

“Saya sementara menanam rumput gajah tiba-tiba ayah saya berteriak bahwa ada orang tenggelam,” Kata Saksi Rahman

Melihat mayat tersebut saksi Rahman langsung menuju Kantor Polsek Balocci untuk melaporkan kejadian tersebut.

Seusai dilakukan VER, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarganya menolak untuk dilakukan otopsi karena korban selama ini mengalami gangguan kejiwaan.

BACA JUGA :   Pelantikan Bupati Dan wakil Bupati Gowa Terpilih Dilakukan Secara Virtual

Berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat terpeleset di sungai yang dangkal dan terbentur di batu.

Kini mayat korban telah diserahkan ke pihak keluarganya dan di bawah ke rumahnya untuk dimakamkan. [Amal]

Share :

Baca Juga

Breaking News

Lantamal VI Bantu Pemkot Makassar Tegakkan Perwali No.31 dan Disinfektan Massal

Breaking News

Hari Ini, Jajaran Baharkam Polri Divaksinasi COVID-19

Breaking News

Polres Gowa Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Breaking News

Edukasi Pencegahan Virus Corona, Personel Lantamal VI Kampanyekan Pakai Masker

Breaking News

UPRC Tubarania Sat Sabhara Sampaikan Himbauan Larangan Perayaan Tahun Baru

Breaking News

KRI Diponegoro-365 dan Tim Kopaska Berhasil Kibarkan Bendera Merah Putih Baru di Perbatasan Suar Karang Unarang

kegiatan

Polres Sinjai Bersama TNI dan Satpol.PP Rutin Gelar Operasi Yustisi, Tegakkan Protkes

Breaking News

Viral Vidio : Kantor Dinkes Sulsel Terbakar