Khutbah Idul Adha di Masjid H. Abd Karim Jalan Garuda Bulukumba oleh Ustadz H. M. Tahir SHI

oplus_1026

Kabupaten Bulukumba, Lintasnews5terkini.com Pada hari yang penuh berkah tepatnya Senin, 17 Juni 2024, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha, sebuah hari besar yang mengingatkan kita pada kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan kepatuhan beliau kepada perintah Allah SWT.

Di Masjid H. Abd Karim, Jalan Garuda Bulukumba, suasana khidmat dan penuh haru terasa saat khutbah Idul Adha 1445 H dibawakan oleh Ustadz H. M. Tahir SHi, pimpinan pondok pesantren Modern Al Aksi Bontolontong, Bantaeng.

oplus_1026

Dalam khutbahnya, Ustadz H. M. Tahir SHI menekankan pentingnya nilai pengorbanan dalam kehidupan seorang muslim. Beliau menjelaskan bahwa Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga merupakan momentum untuk meneladani keteladanan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Ismail AS, demi ketaatan kepada Allah SWT.

Bacaan Lainnya

“Pengorbanan adalah bukti ketakwaan kita kepada Allah SWT. Seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS, kita diajarkan untuk meletakkan kepatuhan kepada Allah di atas segalanya,” ujar Ustadz Tahir.

Beliau mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan makna kurban dalam konteks kehidupan sehari-hari, yakni pengorbanan waktu, tenaga, dan harta demi kemaslahatan umat dan kepentingan agama.

Selain itu, Ustadz Tahir juga menekankan pentingnya kepedulian sosial. Beliau mengingatkan bahwa daging kurban seharusnya dibagikan kepada yang berhak, terutama kepada kaum dhuafa dan mereka yang membutuhkan. Hal ini, menurut beliau, merupakan wujud nyata dari solidaritas dan kebersamaan dalam Islam.

“Idul Adha adalah saat yang tepat untuk saling berbagi dan peduli kepada sesama. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk membantu mereka yang kurang beruntung, sehingga kebahagiaan Idul Adha bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata beliau dengan penuh semangat.

Dalam khutbahnya, Ustadz Tahir juga mengajak jamaah untuk meneladani kesabaran dan ketabahan Nabi Ismail AS yang menerima keputusan ayahnya dengan penuh keikhlasan. Menurut beliau, ketabahan dan keikhlasan adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan dalam hidup.

“Kita semua pasti menghadapi ujian dan cobaan. Dengan meneladani kesabaran dan ketabahan Nabi Ismail AS, kita dapat lebih kuat dan tegar dalam menjalani kehidupan ini,” tambah Ustadz Tahir.

Khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Ustadz H. M. Tahir SHi di Masjid H.. M. Abd Karim ini ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar memberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan serta mengaruniai kekuatan iman dan ketakwaan kepada seluruh jamaah.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan memberikan keberkahan dalam setiap langkah kita. Amin,” tutup beliau.

Khutbah yang penuh dengan pesan moral dan inspirasi ini diharapkan dapat menambah keimanan dan ketakwaan para jamaah, serta mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antar sesama umat Islam di Bulukumba.

Catatan Redaksi : Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, dan/atau menghubungi wartawan kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: lintaslimaterkini@gmail.com Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *