BeritaDaerahJakarta

Optimalkan Penerimaan Pajak, Muslimin Bando Teken Perjanjian Kerjasama dengan DJP-DJPK

×

Optimalkan Penerimaan Pajak, Muslimin Bando Teken Perjanjian Kerjasama dengan DJP-DJPK

Sebarkan artikel ini

Muslimin Bando Optimalkan Pajak Daerah lewat Kerjasama DJP-DJPK

Pemda Enrekang dan Ditjen Pajak Kerjasama Optimalkan Penerimaan Pajak

JAKARTA lintasnews5terkini.com Pemda Enrekang meneken perjanjian kerja sama tahap V dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), tentang Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Daerah.

Seremoni penandatanganan berlangsung di Aula Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat DJP, Jakarta, Selasa 22/8.

Bupati Enrekang Muslimin Bando menghadiri langsung acara ini, didampingi Asisten III Mursalim Bagenda, dan Kepala Bapenda Muh Hidjaz Gaffar.

Hadir Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, Dirjen Perimbangan Keuangan Luky Afirman, serta Deputi Bidang Pencegahan & Monitoring KPK Pahala Nainggolan.

Dirjen DJP dan DJPK mengungkapkan tax ratio atau kemampuan pemerintah mengumpulkan pajak pusat dan daerah, baru berkisar 10 persen. Artinya masih banyak potensi yang bisa dimaksimalkam, utamanya di daerah.

PKS ini diharapkan dapat membantu Pemda meningkatkan PAD, mengoptimalkan penerimaan pajak, mengumpulkan penerimaan dari sektor-sektor potensial, meningkatkan transfer bagi hasil, meningkatkan koordinasi, membuat kebijakan perpajakan di daerah lebih konsisten, dan pada akhirnya terwujud pemerataan pembangunan.

“Setelah PKS ini resmi, kita bisa berkumpul kembali untuk bertukar data dan informasi. Sekaligus kita awasi bareng pengumpulannya,” jelas Luky Afirman.

KPK lewat deputi bidang pencegahan & monitoring, Pahala Nainggolan siap mendukung penuh PKS ini. “KPK siap mensupport, dan siap memberi supervisi dalam prosesnya,” kata Pahala.

Muslimin Bando, yang didampingi Asisten III Mursalim Bagenda dan Kepala Bependa Muh Hidjaz Gaffar menyampaikan optimisme penerimaan pajak bisa terus ditingkatkan lewat perjanjian ini, sambil Pemda menggenjot sektor penghasil PAD.
MB menegaskan, pengumpulkan penerimaan negara memang butuh sinergritas antara pusat dengan daerah. Begitupula pengawasannya.

MB berharap, Pemda dan pusat dapat saling menghimpun dan mengalirkan data dan/atau informasi perpajakan, melaksanakan pengawasan wajib pajak bersama, melakukan sharing knowledge proses bisnis pengawasan, pemeriksaan, dan penagihan.

“Ditjen pajak juga kita harap memberikan dukungan kapasitas melalui bimbingan teknis penggalian potensi, sosialisasi terpadu, dan pendampingan penyusunan regulasi daerah,” tegas MB.

Ada 113 Pemda yang meneken PKS ini. Sebelumnya, PKS telah dijalankan oleh 367 pemda dari total 552 pemda seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta