Nasional

Dari Rak Berantakan ke Ruang Baca: Siswa dan Guru di Bomberay Tata Ulang Perpustakaan Sekolah Mereka

×

Dari Rak Berantakan ke Ruang Baca: Siswa dan Guru di Bomberay Tata Ulang Perpustakaan Sekolah Mereka

Sebarkan artikel ini

Fakfak, Lintasnews5terkini.com – Skor literasi membaca Indonesia dalam asesmen Program Penilaian Siswa Internasional (PISA) 2022 turun 12 poin dibanding 2018, skor terendah sejak Indonesia pertama kali ikut PISA. Di lapangan, potretnya terlihat nyata dari enam sekolah negeri di Distrik Bomberay, hampir semua perpustakaannya bermasalah, seperti bangunan nyaris rubuh, koleksi buku lawas, serta buku pelajaran, bacaan, dan buku umum yang masih bercampur dalam dua rak.

Melihat kondisi ini, Tim 17 Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) merevitalisasi perpustakaan di enam sekolah di Distrik Bomberay. Tiga di antaranya yaitu SD Inpres 4, SD Inpres 5, dan SD Inpres 6 Bomberay sudah rampung digarap, dengan melibatkan langsung siswa kelas 5 dan 6 untuk menata ulang koleksi buku mereka sendiri.

Ketua Tim 17 Ekspedisi Patriot Unpad, Dr. Drs. Yudi Permadi, M.Pd. mengatakan penataan ini berangkat dari temuan saat observasi.

“Kondisi perpustakaannya masih belum sesuai dengan peruntukannya. Buku-bukunya belum tertata rapi, dicampuradukkan dalam dua rak saja,” ujarnya pada (21/9/26) lalu.

Ia menegaskan proses ini sengaja dirancang untuk tidak sekadar menata rak.

“Kami hadir bukan sekadar menata tetapi juga melibatkan siswa dalam prosesnya,” ujarnya, seraya menyebut keterlibatan langsung anak-anak diharapkan menumbuhkan rasa memiliki terhadap perpustakaan sekolah mereka sendiri.

Guru Kelas SD Inpres 4 Bomberay, Edy Witoko berharap ekosistem membaca yang mulai terbangun di sekolahnya bisa terus dipertahankan, dikembangkan, dan diinovasikan ke depannya agar benar-benar bermanfaat bagi anak-anak.

Langkah Tim 17 ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan keseriusan pemerintah dalam membenahi seluruh fasilitas sekolah hingga ke pelosok daerah.

“Masalah pendidikan adalah investasi masa depan bangsa. Tak boleh ada bagian dari Indonesia yang tertinggal kualitas pendidikannya. Kualitas pendidikan kita harus kita perbaiki,” ucap Presiden Prabowo Subianto pada (7/11/25) lalu.

Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan perbaikan akses pendidikan di wilayah Papua merupakan kunci utama pengentasan kemiskinan.

“Kemiskinan itu diputus oleh pendidikan,” tegas Menko AHY saat merespons pentingnya percepatan infrastruktur sekolah di Papua pada (18/9/26) lalu.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut memberikan arahan langsung kepada seluruh personil Ekspedisi Patriot di lapangan agar bekerja dengan dampak yang nyata.

“Saya memberikan satu dorongan kepada seluruh peserta Tim Ekspedisi Patriot, bergeraklah setiap hari. Waktu kita terbatas, hanya empat bulan. Berikan totalitas dan lakukan yang terbaik selama berada di kawasan transmigrasi. Harus ada sesuatu yang dikerjakan, ada dampaknya, dan ada manfaatnya,” ungkap Mentrans (31/7/26). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta