Nasional

Ketua Dewan Pendiri Relawan Erick Thohir Dukung Gerakan Budaya ‘Kebaya Goes to UNESCO’

×

Ketua Dewan Pendiri Relawan Erick Thohir Dukung Gerakan Budaya ‘Kebaya Goes to UNESCO’

Sebarkan artikel ini

Lintasnews5terkini.com | Jakarta – Ketua Dewan Pendiri dan Ketua Dewan Pakar Relawan Erick Thohir (ETOR) Edy Torana, SH, MH, M.Kn, CLA menyatakan mendukung setiap gerakan budaya ‘Kebaya Goes to UNESCO’. Dimana kebaya sudah menjadi warisan busana Nusantara telah ada sejak ratusan tahun lalu,

Salah satu dukungan Edy Torana adalah mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya, Ngopi Bareng Seri 1 ‘Kebaya Goes to UNESCO’. Yang mana digelar Alumni Untuk Indonesia di Lippo Mall Kemang Jakarta Selatan, Rabu kemarin (06/07/2022).

“Saya mendukung gerakan budaya Kebaya Goes to UNESCO. Tentunya agar kebaya sebagai warisan anak bangsa diakui di dunia internasional sebagai warisan budaya tak beda,” kata Edy Torana, SH, MH, M.Kn, CLA kepada media, Jumat (09/07/2022).

Menurut alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair) ini, keberadaan kebaya sudah saatnya diakui oleh dunia sebagai busana yang sangat khas. Dimana agar kebaya tetap lestari dan menjadi simbol peradaban kebudayaan bangsa Indonesia.

“Pengakuan UNESCO ini tentunya diperoleh dengan cara yang tidak mudah dan harus melalui proses panjang. Sehingga ini harus lebih dulu diakui, kemudian diupayakan berbagai kalangan pegiat dan pemangku budaya,” tukas Edy Torana

Kata Edy Torana, gerakan awal agar kebaya memperoleh pengakuan sebagai warisan budaya tak benda, tentu juga memerlukan peran serta kita semua. Langkah Kebaya Goes to UNESCO adalah bukti bahwa kebaya memperoleh dukungan luas dan terus berkembang mewarnai khazanah busana dunia.

“Relawan Erick Thohir (ETOR) akan mendukung setiap gerakan budaya ‘Kebaya Goes to UNESCO demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia. Hasil kreasi dan seni kebaya harus dilestarikan dan dikembangkan menjadi pakaian resmi setiap even-even penting dan keseharian,” pungkas Edy Torana yang juga pengusaha bidang Show Biz ini.

Ragam Kebaya Nusantara

Kebaya adalah Pakaian Tradisional yang dipakai sebagai atasan, untuk memperkuat kesan lokalitas dan feminitas, Kebaya semestinya dipadukan dengan Wastra Nusantara misalnya kain batik, tenun, songket dan jenis yang lainnya.

Kebaya adalah model baju dengan bahan brokat, sifon, beludru, katun, dan lain sebagainya. Yang perlu diketahui, tidak semua model baju atasan berbahan brokat dikatakan sebagai kebaya.

Sebagai model baju, kebaya memiliki potongan standar atau pakem seperti bukaan depan, simetris kiri dan kanan, berlengan.

Untuk memperkuat kesan lokalitas dan feminitas, kebaya meati dipadukan dengan kain batik, tenun atau wastra jenis yang lainnya sebagai pakaian bawahannya.

Selain itu, kebaya juga berbeda dengan baju kurung dan baju bodo yang tidak memiliki bukaan depan.

Kebaya yang mendapat pengaruh noni atau nyonya Belanda. Ciri khas dari kebaya ini ada renda yang dijahit di seputar leher, bukaan depan sampai melingkar ke bagian belakang.

Selain itu juga, renda menghiasi di bagian ujung lengan, umumnya warna kebaya putih atau offwhite.

Selain kebaya yang sering digunakan tersebut di atas, ada beberapa jenis kebaya dengan kekhasan masing masing.

Misalnya, kebaya Sunda dengan kerah tegak di belakang leher, kebaya Betawi yang bermodel Kartini yang berwarna-warni dengan manset di ujung tangan, kebaya Ambon yang bermodel Kartini bermanset dan berwarna putih, kebaya Basiba dari Minang yang panjangnya sampai menutup dengkul, kebaya Bali dengan kutubaru tanpa kerah, dan sebagainya.

Kebaya menjadi warisan busana Nusantara telah ada sejak ratusan tahun lalu, kini keberadaan kebaya sudah saatnya diakui oleh dunia sebagai busana yang khas dengan mendapat pengakuan warisan dunia tak benda dari UNESCO agar tetap lestari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta