Samarinda, Lintasnews5terkini.com – Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur menggelar pertemuan audiensi dengan perwakilan 7 Fraksi di DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Dalam pertemuan tersebut, pihak aliansi menyampaikan sejumlah tuntutan keras terkait proses tindak lanjut Hak Angket yang dinilai harus segera dieksekusi tanpa penundaan.30 April 2026
Dalam rilis pers yang diterbitkan usai pertemuan, Aliansi yang dikomandoi oleh Erly Sopiansyah tersebut menegaskan sikap tegas mereka dalam empat poin utama.
Pertama, mereka mendesak Pimpinan DPRD Kaltim untuk segera menetapkan jadwal resmi pelaksanaan tindak lanjut Hak Angket terkait Aksi 214. Mereka menuntut agar proses ini tidak lagi diulur-ulur, karena masyarakat sudah lama menunggu kepastian hukum, bukan sekadar janji.
Kedua, Aliansi meminta seluruh anggota legislatif untuk segera merespons aspirasi masyarakat yang menyoroti praktik nepotisme atau kekerabatan yang diduga terjadi di lingkungan pemerintahan Kalimantan Timur.
Ketiga, terkait isu pergantian kepemimpinan, Aliansi menegaskan hal ini adalah “harga mati”. Menurut mereka, pergantian ini mutlak diperlukan agar proses Hak Angket yang sudah ditandatangani dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Mereka menolak jika kepentingan satu orang dianggap menyandera aspirasi seluruh rakyat Kaltim.
Keempat, Aliansi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini secara penuh dari Posko Perjuangan yang berdiri di depan Lamin Etam. Mereka memberikan peringatan keras bahwa jika jadwal pelaksanaan tidak segera ditetapkan, pihaknya siap menggelar aksi demonstrasi dengan jumlah massa yang jauh lebih besar dari sebelumnya.
“Ini adalah mandat rakyat. Hak Angket harus jalan. Jangan main-main dengan kesabaran rakyat,” tegas Erly Sopiansyah dalam pernyataan resmi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Aliansi menunggu respon dan tindakan nyata dari pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Timur untuk merealisasikan tuntutan tersebut.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan hasil audiensi dan pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur.
Penulis : NasrullahSumber: Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim






