Nasional

Transmigrasi Jadi Pusat Pertumbuhan Baru, Bali Disiapkan sebagai Gerbang Investasi Nusantara

×

Transmigrasi Jadi Pusat Pertumbuhan Baru, Bali Disiapkan sebagai Gerbang Investasi Nusantara

Sebarkan artikel ini

Bali, Lintasnews5terkini.com – Kementerian Transmigrasi menyiapkan Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Denpasar sebagai gerbang investasi dan pusat promosi potensi ekonomi kawasan transmigrasi Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi transmigrasi yang tidak lagi berfokus pada perpindahan penduduk semata, tetapi menjadi instrumen pembangunan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara usai mendampingi Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, dalam rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah kawasan transmigrasi di Indonesia Timur, meliputi Merauke, Raja Ampat, Halmahera Utara, Manggarai Barat, hingga Bali.

“Kita ingin transmigrasi hari ini bukan lagi sekadar perpindahan penduduk. Yang kita bangun adalah ekosistem ekonomi baru yang mampu menciptakan pertumbuhan, membuka peluang usaha, menghadirkan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Menteri Iftitah.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan wajah baru transmigrasi kepada mitra internasional. Selama beberapa hari, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok meninjau langsung berbagai potensi kawasan transmigrasi, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata, hingga peluang pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung.

Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong mengaku memperoleh perspektif baru mengenai besarnya potensi kawasan transmigrasi di Indonesia.

“Jakarta tidak bisa mewakili semua wilayah di Indonesia. Indonesia adalah negara yang sangat luas. Kunjungan ini memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai kebijakan transmigrasi saat ini dan menunjukkan bahwa kawasan transmigrasi dapat menjadi area baru untuk pengembangan kerja sama kedua negara,” ujar Wang Lutong.

Menurut Wang, kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena untuk pertama kalinya ia memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai berbagai kawasan potensial di Indonesia yang selama ini belum banyak dikenal oleh komunitas internasional.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Transmigrasi menyiapkan BPPMT Denpasar yang berdiri di kawasan strategis Bali untuk menjadi pusat informasi dan promosi kawasan transmigrasi Indonesia.

Balai tersebut akan dikembangkan sebagai etalase produk unggulan kawasan transmigrasi, pusat informasi peluang investasi, ruang promosi komoditas unggulan, sekaligus one stop information center bagi investor, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat internasional yang ingin mengetahui potensi kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

“Nanti Balai Transmigrasi ini akan menjadi semacam etalase bagi hasil-hasil pembangunan dan produk-produk unggulan kawasan transmigrasi. Siapa pun yang datang ke Bali dapat melihat peta kawasan transmigrasi Indonesia, peluang investasinya, potensi komoditasnya, hingga berbagai peluang pengembangan ekonomi yang tersedia,” jelas Menteri Iftitah.

Menurutnya, Bali memiliki posisi yang sangat strategis sebagai salah satu pintu masuk dunia internasional ke Indonesia. Karena itu, keberadaan Balai Transmigrasi di Bali diharapkan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan potensi kawasan transmigrasi dengan investor, dunia usaha, perguruan tinggi, dan berbagai mitra pembangunan.

Untuk merealisasikan pengembangan tersebut, Kementerian Transmigrasi membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak melalui skema yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, anggaran negara dapat tetap difokuskan pada program-program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kawasan.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Wang Lutong juga menyampaikan ketertarikannya untuk mendorong kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan kawasan transmigrasi, termasuk melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, transfer teknologi, kerja sama pendidikan, serta pertukaran tenaga profesional.

“Saya memahami bahwa kedua presiden kita sangat berkomitmen dan rakyat selalu menjadi perhatian utama. Karena itu, apa yang kita lakukan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Tiongkok. Saya kira itulah tujuan utama hubungan kedua negara,” ujar Wang.

Kementerian Transmigrasi optimistis sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, dan mitra internasional akan mempercepat transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menghadirkan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat.

Transformasi tersebut sekaligus menegaskan posisi kawasan transmigrasi sebagai Garis Depan Pembangunan Indonesia, tempat lahirnya peluang-peluang ekonomi baru yang akan memperkuat pertumbuhan nasional di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta