Nasional

Komisi VI Dukung Perampingan BUMN Demi Efisiensi

×

Komisi VI Dukung Perampingan BUMN Demi Efisiensi

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Lintasnews5terkini.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mendukung langkah pemerintah melakukan perampingan jumlah badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan memperkuat kinerja perusahaan pelat merah. Menurutnya, penataan tersebut penting agar BUMN bisa lebih fokus menjalankan bidang usaha inti masing-masing.

Hal itu disampaikan Adisatrya saat merespons Pidato Presiden RI dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Selaras dengan pidato Presiden yang menyinggung penataan BUMN, termasuk upaya merampingkan jumlah perusahaan negara, Adisatrya menilai langkah tersebut perlu didukung agar BUMN memiliki fokus usaha yang lebih jelas sekaligus mampu meningkatkan efisiensi dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.

“Dari segi streamlining jumlah BUMN, yang tadinya sangat banyak dirampingkan dengan target nanti hanya beberapa ratus. Itu sangat kami dukung karena BUMN harus lebih fokus kepada bidangnya, bidang intinya,” ujar Adisatrya kepada Parlementaria.

Apalagi, menurut Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu, perampingan tidak semata-mata berkaitan dengan mengurangi jumlah perusahaan, tetapi harus diarahkan pada pembenahan tata kelola dan penguatan perusahaan yang memiliki peran strategis. Dengan fokus pada bidang inti, BUMN diharapkan dapat menjalankan usahanya secara lebih efektif dan efisien.

Di sisi lain, ia menyoroti peningkatan kinerja sejumlah BUMN setelah dilakukan berbagai langkah efisiensi. Sebab, baginya, peningkatan laba perusahaan negara perlu dipertahankan dan diarahkan untuk memperkuat kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.

Ia berharap kinerja perusahaan pelat merah yang semakin baik dapat memperkuat permodalan sehingga BUMN memiliki kapasitas lebih besar untuk melakukan investasi pada berbagai proyek strategis. “Dengan kinerja perusahaan-perusahaan BUMN yang baik ini bisa memperkuat permodalan dan BUMN bisa menginvestasikannya di berbagai proyek-proyek, tentunya bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan, tetapi menggerakkan perekonomian, menciptakan lapangan kerja,” jelasnya.

Terakhir, Adisatrya menegaskan, investasi BUMN harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, Komisi VI DPR RI akan terus mengawal penataan dan peningkatan kinerja BUMN melalui fungsi pengawasan yang dimiliki DPR.

Ia berharap proses perampingan tersebut dapat menghasilkan perusahaan negara yang lebih sehat, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta