Mamuju, lintasnews5terkini – Anjungan Pantai Manakarra di Mamuju dipenuhi dengan suara takbir dan kehadiran ribuan umat Muslim yang berkumpul untuk melaksanakan sholat Idul Adha. Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, jamaah menghadiri sholat berjemaah yang dipimpin oleh imam dan dihadiri oleh tokoh agama serta masyarakat sekitar. (29/06/2023)
Pelaksanaan sholat Idul Adha di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju merupakan tradisi tahunan yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di daerah tersebut. Dengan latar belakang panorama pantai yang indah, para jamaah menghadiri sholat dengan penuh rasa syukur dan kekhusyukan.
Sebelum sholat, suasana semakin khidmat dengan pembacaan takbir dan dzikir yang mengiringi jamaah. Jamaah dari berbagai kalangan dan usia berkumpul di tempat yang telah disiapkan dengan baik di area anjungan pantai. Mereka berdoa bersama dan memohon ampunan serta ridha Allah SWT.
Imam yang memimpin sholat Idul Adha menyampaikan khutbah yang mengingatkan umat Muslim tentang pentingnya pengorbanan dan kesetiaan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Khutbah tersebut juga menekankan nilai-nilai keikhlasan dan kasih sayang dalam menjalin hubungan dengan sesama.
Setelah pelaksanaan sholat, jamaah menyimak tausyiah yang diberikan oleh tokoh agama setempat. Tausyiah tersebut mengajak umat Muslim untuk menerapkan makna Idul Adha dalam kehidupan sehari-hari, seperti memberikan dan berbagi kepada sesama serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan persatuan.
Abdullah, salah seorang jamaah yang hadir dalam perayaan Idul Adha di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, menyampaikan, “Saya sangat senang bisa merayakan Idul Adha di tempat yang begitu indah seperti ini. Semoga ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan semakin mempererat tali persaudaraan di antara kita.”
Perayaan sholat Idul Adha di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju merupakan momentum bersejarah bagi umat Muslim di daerah tersebut. Selain sebagai bentuk ibadah, perayaan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan menjaga tradisi keagamaan.
Citizen Reporter : Pramudya Ananta Marala
Langsung ke konten




