GOWA,Lintasnews5terkini- Pihak kampus UIN Alauddin Makassar mengambil langkah tegas untuk mengalihkan pembelajaran mahasiswa dari offline ke online. Keputusan ini diambil setelah terjadinya bentrok antar kelompok mahasiswa pada Rabu (21/6/23) yang sempat memicu kekhawatiran pihak kampus.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan, M.A, PH.D, mengeluarkan surat keputusan untuk mengalihkan seluruh proses pembelajaran di Kampus 2 UIN Alauddin Makassar dari model offline ke online mulai tanggal 22 hingga 27 Juni 2023.
lalu Mahasiswa yang sudah terjadwal atas pelaksanaan rangkaian ujian penyelesaian studi (Skripsi, Tesis, dan Disertasi) dapat dilaksanakan secara offline, dengan memperlihatkan dokumen persiapan ujiannya.
Surat edaran tersebut juga menginstruksikan pelaksana keamanan untuk melakukan pemeriksaan ketat di pintu masuk UIN Alauddin kepada setiap orang yang akan masuk Kampus 2 UIN Alauddin. Langkah ini dilakukan guna mengurangi risiko masuknya pihak-pihak yang tidak memiliki kepentingan atau yang berpotensi mengganggu ketertiban di lingkungan kampus. Keputusan untuk mengalihkan pembelajaran ke sistem online ini diambil untuk meredakan situasi dan mengurangi potensi terjadinya bentrokan antar mahasiswa di UIN Alauddin Makassar.
Rizki Saputra

























