Politik

Ketua Umum Relawan Al Maun Minta Presiden Jokowi Reshuffle Tiga Menteri

×

Ketua Umum Relawan Al Maun Minta Presiden Jokowi Reshuffle Tiga Menteri

Sebarkan artikel ini

Lintasnews5terkini.com | Jakarta – Ketua Umum DPP Relawan Aliansi Masyarakat untuk Nawacita (Al Maun) M. Rafik Perkasa Almasyah mendesak Presiden Jokowi untuk mencopot dan mengganti (Reshuffle) tiga menteri asal Partai Nasdem. Dimana kata Rafik sapaan akrabnya, Partai Nasdem sudah keluar dari barisan pemerintah dan mendukung Anies Baswedan.

Tentu hal ini membuat soliditas kinerja Menteri-Menteri Pemerintahan Jokowi-KH Ma’aruf Amin terganggu. Apalagi Anies Baswedan banyak didukung kelompok oposisi yang selalu ingin menjatuhkan pemerintah dan terus menjelek-jelekkan kinerja pemerintah.

“Kami Relawan Jokowi Al Maun meminta dan mendesak Presiden Jokowi melakukan reshuffle dengan mencopot dan mengganti tiga menteri dari Nasdem. Tujuannya adalah agar soliditas dan sinergitas para kabinet bisa berjalan sesuai instruksi Presiden Jokowi,” ujar M. Rafik Perkasa Alamsyah kepada media, Rabu (13/12/2022) di Jakarta.

Menurut Rafik, harga diri Presiden Jokowi harus dijaga jangan sampai terganggu oleh Partai Nasdem. Karena terang-terangan berseberangan kepada pemerintah dan bergabung bersama kelompok yang intoleran dan dari dulu sampai sekarang.

“Kelompok-kelompok ini berusaha menjatuhkan Presiden Jokowi dari dulu sampai sekarang. Jadi jangan sampai kelompok penentang ini terus menggangu kinerja pemerintahan Jokowi – KH. Ma’ruf Amin,” ungkap Rafik.

Apalagi kata Rafik, kinerja tiga Menteri dari Partai Nasdem termasuk yang raport merah. Sehingga kedepannya tidak mengganggu kerja-kerja Presiden Jokowi dalam pelaksanaan kebijakan.

“Saat ini ada menteri dari Partai Nasdem sudah dari awal berseberangan dengan pemerintah. Padahal seharusnya belum saatnya bersikap tentang Capres-Cawapres. Apalagi capresnya banyak didukung kelompok yang berseberangan dengan pemerintah,” tandasnya.

Rocky Gerung Bilang Partai Nasdem Pengecut

Sebelumnya Pengamat Politik Rocky Gerung menyoroti tindakan Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang hingga saat ini tak begitu menggebu-gebu dalam membela Anies Baswedan.

“Nasdem pengecutnya karena dia enggak mau bela Anies habis-habisan,” kata Rocky Gerung melalui video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada Senin (05/12/2022) dilansir dari kontenjatim.

Rocky Gerung pun menyoroti ucapan Anies yang tengah menyindir partai yang telah mengusungnya sebagai Calon Presiden (Capres) itu.

“Anies dia udah terang-terangan aja kalau NasDem keluar kabinet, anies bilang ‘Saya enggak mau jadi calon presiden yang separuh’,” ujar Rocky.

Lantas, Rocky menjelaskan separuh yang Anies maksudkan adalah setengah pro kepada Jokowi sementara setengahnya lagi tidak.

Padahal, seperti yang masyarakat tahu, Anies merupakan antithesis dari Jokowi.

Rocky pun dengan sengaja membahas NasDem yang ia anggap cukup pengecut karena ingin mengompori Anies Baswedan.

“Ini saya mau kompori aja anies itu,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta