Nasional

Kisah Sunyi Para Pionir, Transmigran Sukses Mengubah Merauke Menjadi Lumbung Pangan Nasional

×

Kisah Sunyi Para Pionir, Transmigran Sukses Mengubah Merauke Menjadi Lumbung Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Lintasnews5terkini.com– Mereka datang tanpa sorotan kamera. Meninggalkan kampung halaman, menembus jarak ribuan kilometer, dan bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan. Namun dari tangan-tangan sederhana para transmigran inilah Merauke perlahan berubah, dari wilayah terpencil menjadi salah satu lumbung pangan nasional Indonesia.

“Sering kali transmigrasi hanya dipahami sebagai solusi kepadatan penduduk. Padahal, mereka adalah pioner pembangunan yang dengan keterbatasan mampu mengubah kawasan tertinggal menjadi embrio kota dan pusat ekonomi baru,” ungkap Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, John Gluba Gebze dalam konferensi pers Kementerian Transmigrasi belum lama ini.

Mendengar hal tersebut, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan apresiasi. Mentrans menegaskan era transmigrasi hari ini bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

“Transmigrasi adalah tentang menyediakan lapangan kerja, pendapatan yang layak, dan memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal atau miskin di negerinya sendiri,” ujar Menteri Iftitah.

Sebagai mantan Bupati Merauke 2 periode, John menyampaikan testimoni yang menggugah. Menurutnya, keberhasilan Merauke hari ini tidak dapat dilepaskan dari peran para transmigran yang sejak awal menjadi penggerak utama pembangunan wilayah.

John menilai para transmigran tidak hanya berjuang untuk memperbaiki kehidupan mereka sendiri, tetapi juga membangun daerah dengan ketekunan dan kearifan yang diwariskan secara turun-temurun. Tanpa bekal teori pengembangan wilayah, mereka mengaplikasikan apa yang disebut sebagai ilmu kampung, pengetahuan lokal tentang bertani, mengelola lahan, dan hidup berdampingan dengan alam.

“Negara ini dibangun oleh dua kekuatan besar, ilmu kampus dan ilmu kearifan. Para transmigran adalah contoh nyata bagaimana ilmu kearifan itu bekerja dan menghasilkan manfaat luar biasa,” tutur Tokoh Masyarakat Merauke.

Hasil dari pengabdian panjang tersebut kini dapat dirasakan secara nyata. Kabupaten Merauke telah mencapai swasembada beras dan berbagai komoditas pangan lainnya. Keberhasilan inilah yang mendorong pemerintah menetapkan Merauke sebagai salah satu pusat Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan.

John menegaskan, capaian tersebut merupakan keberhasilan yang lahir dari kerja senyap para pioner transmigrasi yang jarang tercatat dalam sejarah resmi, namun dampaknya sangat besar bagi ketahanan pangan nasional.

“Mereka membangun tanpa banyak bicara, tetapi hasilnya nyata. Dari tangan-tangan merekalah Merauke tumbuh menjadi lumbung pangan dan contoh keberhasilan pembangunan berbasis transmigrasi,” katanya.

Ke depan, Kementerian Transmigrasi bersama kementerian terkait terus mendorong pengembangan nilai tambah sektor transmigrasi dan pertanian. Salah satu langkah strategisnya adalah menghadirkan perguruan tinggi langsung di tengah masyarakat transmigrasi, agar ilmu pengetahuan dan teknologi dapat bersinergi dengan kearifan lokal.

“Transmigrasi bukan hanya tentang perpindahan penduduk, tetapi tentang membangun peradaban, memperkuat persatuan, dan memastikan pembangunan yang adil hingga ke pelosok negeri,” tutup John. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta