BeritaBulukumba

Aliansi Pemuda Sapobonto Suarakan Keadilan, Desak Tanggung Jawab atas Kaburnya Tahanan di Polres Bulukumba

×

Aliansi Pemuda Sapobonto Suarakan Keadilan, Desak Tanggung Jawab atas Kaburnya Tahanan di Polres Bulukumba

Sebarkan artikel ini

Bulukumba — lintasnews5terkini-, Di bawah terik siang, Pada Senin (20/04/2026) pukul 14.00 WITA, Aliansi Pemuda Sapobonto menggelar aksi demonstrasi di depan Polres Bulukumba. Mereka datang membawa satu kegelisahan yang sama: kaburnya seorang tahanan berinisial RG, yang masih berstatus sebagai terduga pelaku pencurian ternak (curnak) di Desa Sapobonto.

Peristiwa itu tidak sekadar dipandang sebagai kelalaian, melainkan sebagai peringatan atas rapuhnya pengawasan yang seharusnya menjadi benteng terakhir rasa aman masyarakat.

Di tengah barisan massa, Jenderal Lapangan Ahmad Yahya Nur menyampaikan sikap tegas dengan bahasa yang terukur. Ia menilai kejadian tersebut tidak boleh dianggap ringan, terlebih karena yang bersangkutan masih di bawah umur.

“Kami berharap kasus ini tidak dianggap remeh. Bagaimana mungkin seorang tahanan bisa lepas dari pengawasan di dalam institusi penegak hukum. Ini adalah catatan serius,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, jika dalam waktu dekat belum ada hasil konkret dalam penangkapan kembali terduga pelaku, maka aksi akan berlanjut ke tingkat yang lebih besar.

“Apabila tidak ada perkembangan yang nyata, kami akan melanjutkan aksi ke Polda Sulawesi Selatan sebagai bentuk keseriusan kami dalam mengawal persoalan ini,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Yahya Nur turut mendesak agar proses hukum berjalan adil dan tidak tebang pilih. Ia meminta Unit Tipidter Polres Bulukumba segera memproses laporan dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh ASH, yang diketahui merupakan orang tua dari terduga pelaku.
“Siapapun yang dilaporkan harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak boleh ada pengecualian,” tegasnya.

Adapun tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut meliputi:

1.Meminta Kapolres Bulukumba melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Unit Reskrim.

2.Mendorong pemeriksaan terhadap seluruh personel yang bertugas saat kejadian kaburnya tahanan.

3.Mendesak penyidik untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik serta mempercepat proses hukum secara transparan dan akuntabel.

4.Mendesak Unit Tipidter segera memanggil dan memproses ASH, orang tua dari terduga pelaku, terkait dugaan pencemaran nama baik.

5.Mendesak pencopotan Kasat Reskrim sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Aksi yang berlangsung tertib itu kemudian berlanjut ke dialog terbuka. Massa diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid.

Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus komitmen untuk menindaklanjuti persoalan yang ada.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Berikan kami waktu selama empat hari untuk melakukan pencarian. Jika belum membuahkan hasil, kami akan berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan guna memperluas upaya pencarian,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi titik awal dari harapan akan adanya langkah nyata. Di tengah kritik yang disuarakan, ruang tanggung jawab tetap dibuka.

Aliansi Pemuda Sapobonto menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga tuntas. Bagi mereka, ini bukan sekadar peristiwa, melainkan tentang menjaga kepercayaan agar hukum tetap berdiri tegak, dan keadilan tidak kehilangan arah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penyampaian Resmi Disampaikan kepada seluruh instansi pemerintah, baik TNI maupun Polri, agar tidak melayani atau memberikan akses informasi kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan media Lintasnews5terkini.com namun tidak terdaftar secara resmi dalam Box Redaksi. Hal ini penting guna menghindari terjadinya penyalahgunaan identitas, menjaga kredibilitas institusi, serta memastikan bahwa setiap bentuk kerja sama maupun pelayanan informasi hanya diberikan kepada pihak yang memiliki legitimasi yang sah. Demikian penyampaian ini dibuat untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Dalam Peliputan Wartawan Lintas5terkini.com dibekali dengan Kartu Id. Card dan Surat tugas tidak dibenarkan Menerima Imbalan