Artikel

Aliansi Mahasiswa Wira Bhakti Menggugat: Pendidikan Jadi Komoditas, Buruh Kian Tertindas

×

Aliansi Mahasiswa Wira Bhakti Menggugat: Pendidikan Jadi Komoditas, Buruh Kian Tertindas

Sebarkan artikel ini

Makassar – lintas5terkini-, Aliansi Mahasiswa Universitas Wira Bhakti menggelar aksi demonstrasi pada Sabtu, 2 Mei 2026, di kawasan Simpang Lima Fly Over, Kota Makassar. Di Momentum MayDay & HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional) Gelombang ketidakadilan sosial yang semakin meluas hari ini menunjukkan kegagalan negara dalam menjamin hak dasar rakyat, khususnya di sektor pendidikan dan ketenagakerjaan. Pendidikan yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara kini mengalami pergeseran menjadi komoditas yang diperjualbelikan, sementara lulusan pendidikan justru terjebak dalam sistem kerja yang eksploitatif. Situasi ini mencerminkan adanya relasi yang tidak sehat antara kebijakan pendidikan dan sistem ekonomi-politik yang berpihak pada kepentingan korporasi, bukan rakyat.

Di sela-sela aksi, hadir beberapa lembaga yang juga turut bergabung pada saat aksi unjuk rasa berlangsung. Novrialdi selaku jenderal lapangan menyampaikan bahwa Aksi Unjuk Rasa yang di lakukan hari ini adalah sebagai bentuk refleksi Mahasiswa pada kondisi pengabaian negara terhadap tanggung jawab konstitusionalnya. Pendidikan dan pekerjaan layak bukanlah privilese, melainkan hak dasar yang harus dijamin oleh negara, dan negara wajib menjamin akses pendidikan tanpa diskriminasi dan bebas dari kepentingan komersial serta Mewujudkan upah layak nasional dan menjamin kesejahteraan buruh melalui standar upah yang manusiawi dan adil. Ujarnya.

Di sisi lain, buruh terus berada dalam kondisi rentan. Upah yang tidak layak, sistem kerja kontrak dan outsourcing yang eksploitatif, serta lemahnya jaminan sosial menunjukkan bahwa negara gagal memberikan perlindungan yang adil bagi pekerja. Lebih jauh, terdapat keterkaitan yang nyata antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Lulusan perguruan tinggi justru diarahkan untuk menjadi tenaga kerja murah yang siap diserap industri tanpa jaminan kesejahteraan. Pendidikan tidak lagi memanusiakan manusia, melainkan sekadar memenuhi kebutuhan pasar.

Adapun Tuntutan :

1. HAPUS KOMERSIALISASI PENDIDIKAN

2. WUJUDKAN UPAH LAYAK NASIONAL

3. JAMIN KEBEBASAN AKADEMIK DAN RUANG KRITIS MAHASISWA

4. CABUT REGULASI YANG MERUGIKAN BURUH DAN RAKYAT

Di Momentum MayDay & HARDIKNAS ini teman-teman dari Aliansi Mahasiswa Universitas Wira Bhakti bergantian ber orasi dan menekankan bahwa negara harus bertanggung jawab atas ketidakadilan tersebut, atas segala bentuk penindasan dan segala bentuk kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta