Maros, lintasnews5terkini– Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) menggelar seminar program kerja (proker) di Kantor Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros pada Senin, 5 Agustus 2025. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari perangkat desa, para pemuda, dan secara khusus dari Kepala Desa Laiya, Andi Sirajuddin.
Dalam seminar tersebut, mahasiswa KKN memaparkan berbagai program yang dirancang untuk memberi dampak langsung kepada masyarakat. Beberapa di antaranya yaitu pembuatan batas dusun, pembuatan lubang biopori di halaman rumah warga sebagai media penyubur tanah dan resapan air, serta program pemberdayaan potensi cagar alam Desa Laiya.
“Desa Laiya memiliki kekayaan alam yang luar biasa namun belum banyak diketahui publik. Oleh karena itu, kami berinisiatif menggandeng pemuda dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mempromosikan potensi alam desa,” ungkap firah salah satu peserta KKN.
Tak hanya itu, KKN Angkatan 77 juga menyelenggarakan program Tahsin al-Qira’ah sebagai upaya memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid. Selain itu, mereka juga mengadakan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) yang diikuti oleh santri dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) setempat.
Kepala Desa Laiya, Andi Sirajuddin, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN yang dinilai sangat bermanfaat dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi program-program KKN Angkatan 77 UINAM. Ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat Desa Laiya. Program yang dilaksanakan benar-benar menyentuh dan dibutuhkan warga,” ujar Andi Sirajuddin dalam sambutannya.
Kegiatan seminar ini menjadi langkah awal sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing, khususnya dalam pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai keislaman.

























