Maros —lintasnews5terkini,- Suasana Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, tampak semarak sejak 4 hingga 7 September 2025. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sukses menggelar Festival Anak Sholeh, sebuah program unggulan yang bertujuan menumbuhkan semangat belajar agama dan menggali potensi anak-anak dalam bidang keagamaan.
Acara yang digelar di Masjid Nurul Hidayah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya anak-anak yang berpartisipasi serta dukungan penuh orang tua dan tokoh masyarakat.
Koordinator Desa KKN menjelaskan, festival ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan wadah untuk membentuk karakter anak-anak sejak dini.
“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakatnya dalam bidang agama. Melalui festival ini, kami berharap lahir generasi muda yang percaya diri, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar Al-Qur’an,” ujarnya.
Festival ini menghadirkan berbagai lomba edukatif, di antaranya:
- Lomba Adzan — melatih kemampuan melantunkan adzan dengan baik dan merdu.
- Lomba Hafalan Surat Pendek — menguji hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an.
- Lomba Tartil — memastikan anak-anak fasih membaca Al-Qur’an.
- Lomba Praktik Salat — menanamkan semangat beribadah sejak dini.
Kepala Desa Laiya dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa KKN.
“Festival Anak Sholeh ini adalah langkah positif dalam membangun generasi Qur’ani. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan di Desa Laiya,” katanya.
Orang tua peserta juga merasa bangga dan terinspirasi. Salah satunya, Ibu Sri, mengaku senang melihat perubahan anaknya.
“Acara ini sangat bermanfaat. Anak saya jadi lebih semangat menghafal doa dan surat pendek di rumah,” ungkapnya.
Mahasiswa KKN berharap, keberhasilan Festival Anak Sholeh dapat menjadi awal dari gerakan bersama masyarakat untuk terus membina generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an.

























