Nasional

Kunjungi Papua Tengah, BSKDN Kemendagri Tegaskan Pentingnya Inovasi Berperspektif Penerima Manfaat

×

Kunjungi Papua Tengah, BSKDN Kemendagri Tegaskan Pentingnya Inovasi Berperspektif Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini

Nabire, Lintasnews5terkini.com – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya inovasi yang berperspektif penerima manfaat, dalam hal ini masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka Penguatan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Berbasis Karakteristik dan Kearifan Lokal pada 4 Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua di Kabupaten Nabire, Jumat (22/3/2024).

“Selain memiliki nilai kebaharuan dan nilai tambah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di daerah, inovasi semestinya dikembangkan dengan melihat sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Yusharto.

Yusharto pun menyarankan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah pada saat melaporkan inovasi melalui aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) juga memperhatikan tingkat kematangannya. Pasalnya, hal itu sangat menentukan hasil pengukuran IID suatu daerah.

“Dalam pengukuran IID yang kita nilai adalah ekosistem inovasi yang ada di daerah bukan inovasi per inovasi,” tambahnya.

Dia juga mengingatkan Pemprov Papua Tengah agar tidak memelihara anggapan yang salah soal inovasi. Misalnya, mengidentikkan inovasi dengan digitalisasi. Sebab, pandangan demikian sering kali menganggap segala sesuatu di luar digitalisasi bukanlah inovasi. Anggapan yang keliru ini dapat memicu keengganan untuk berinovasi.

“[Padahal] inovasi adalah bagaimana kita menyikapi permasalahan yang dihadapi daerah dapat terselesaikan dengan cara yang lebih mudah, lebih murah dan lebih cepat. Itulah hakikat inovasi. Inovasi bukan suatu yang mahal, digitalisasi tetapi sesuatu yang membawa banyak manfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Sejalan dengan itu, Yusharto juga mengapresiasi Pemprov Papua Tengah yang pada tahun 2023 sudah melaporkan inovasinya melalui aplikasi IID. Harapannya, ke depan kontribusi Pemprov Papua Tengah dalam pelaporan inovasi daerah dapat terus meningkat. “Mudah-mudahan ini akan berlanjut dan mohon dukungan dari Bapak/Ibu Kepala Dinas,” jelasnya.

Sementara itu, terkait peningkatan inovasi di Papua Tengah, kata Yusharto, Pemprov Papua Tengah dapat memanfaatkan proyek perubahan sebagai hasil dari pelatihan kepemimpinan yang diikuti oleh perangkat daerah untuk memperkuat ekosistem inovasi di wilayah Provinsi Papua Tengah.

“Pelatihan kepemimpinan ini yang akan menghasilkan proyek perubahan. Dari sini (proyek perubahan) inovasi akan lahir. Inovasi tersebut kemudian dapat kita catatkan sebagai inovasi milik Provinsi Papua Tengah apabila memiliki nilai kematangan yang baik,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta