Gowa

Sambangi Ponpes Yatama Palangga, Kasat Binmas Polres Gowa Ajak Santri Tangkal Paham Radikalisme dan Bijak Bermedsos

×

Sambangi Ponpes Yatama Palangga, Kasat Binmas Polres Gowa Ajak Santri Tangkal Paham Radikalisme dan Bijak Bermedsos

Sebarkan artikel ini

Lintasnews5terkini.com | Gowa – Dalam menciptakan dan memelihara situasi Kamtibmas yang aman, nyaman serta kondusif, Polres Gowa terus melakukan penggalangan dan pendekatan kepada seluruh elemen masyarakat dan stake holder yang ada.

Kali ini melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Gowa melakukan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) di Pondok Pesantren Yatama Pallangga, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, Rabu (10/8).

Dihadapan para santri Pondok Pesantren Yatama Pallangga, Kasat Binmas Polres Gowa Iptu Abdul Wahab mengingatkan dan mengajak para santri selalu melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, baik dengan perbuatan maupun secara lisan.

“Kegiatan ini merupakan program kegiatan rutin Polres Gowa dalam upaya mewujudkan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat,”kata Kasat Binmas Polres Gowa.

Dirinya juga menuturkan, dengan kemajuan teknologi informasi dan dalam era digital saat ini, masyarakat maupun santri diharapkan bisa bijak dalam bermedia sosial.

”Gunakan teknologi secara bijak dan produktif serta jangan mudah terprovokasi berita-berita yang belum jelas kebenaranya,”tuturnya.

Selain itu, Ia mengungkapkan terkadang masalah muncul karena ada pihak yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial.

“Dengan menyebarkan informasi yang tidak akurat akhirnya mengakibatkan kegaduhan bahkan sampai ada korban harta dan nyawa,” jelasnya.

Dirinyapun berharap agar kalangan santri menjadi pelopor dalam menaati auran dan hukum yang ada. Mudahnya mengakses informasi digital menurut Iptu Abdul Wahab butuh kewaspadaan semua pihak.

“Adanya informasi negative seperti penyebaran paham radikalisme dan terorisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ini juga perlu kita waspadai bersama,”tuturnya.

Dirinya menambahkan bahwa Radikalisme dan terorisme saat ini sudah menjangkit semua golongan mulai dunia pendidikan, para pengusaha maupun aparat keamanan negara. “Dalam upaya mencegah penyebaran penyebaran paham radikalisme dan terorisme, warga perlu pemahaman agama secara khafah.,”tambahnya.

Untuk hal itu, kata Iptu Abdul Wahab, perlu adanya kesadaran bahwa negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika yang perlu diterapkan dalam kehiduapan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalan NKRI.

Selanjutnya yang tidak kalah berbahaya adalah peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang oleh para pengedar dengan berbagai modus. Salah satunya pelibatan anak-anak untuk menjadi kurir untuk mengelabui aparat penegak hukum.

”Untuk itu para santri supaya hati-hati dan waspada apabila ada orang yang tidak kenal dan menawarkan barang yang kita tidak tahu. Bisa jadi hal tersebut adalah modus peredaran narkoba,”lanjutnya.

Menurutnya kepatuhan dan ketaatan menjalan agama Islam secara khafah menjadi benteng untuk mengatasi degradasi moral yang terjadi dalam era globalisasi saat ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penyampaian Resmi Disampaikan kepada seluruh instansi pemerintah, baik TNI maupun Polri, agar tidak melayani atau memberikan akses informasi kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan media Lintasnews5terkini.com namun tidak terdaftar secara resmi dalam Box Redaksi. Hal ini penting guna menghindari terjadinya penyalahgunaan identitas, menjaga kredibilitas institusi, serta memastikan bahwa setiap bentuk kerja sama maupun pelayanan informasi hanya diberikan kepada pihak yang memiliki legitimasi yang sah. Demikian penyampaian ini dibuat untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Dalam Peliputan Wartawan Lintas5terkini.com dibekali dengan Kartu Id. Card dan Surat tugas tidak dibenarkan Menerima Imbalan