Nasional

Satu Rumah Warga Lombok Tengah Rusak Berat Akibat Gempa M5,8

×

Satu Rumah Warga Lombok Tengah Rusak Berat Akibat Gempa M5,8

Sebarkan artikel ini

Lintasnews5terkini.com | Lombok Tengah – Gempa dengan magnitudo (M)5,8 terjadi pada Senin (22/8), pukul 15.36 WIB. Guncangan gempa dirasakan warga Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Fenomena ini mengakibatkan kerusakan rumah warga Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan rumah warga rusak berat sebanyak 1 unit di Lombok Tengah. Tidak ada laporan korban jiwa akibat kerusakan tempat tinggal tersebut. Di samping itu, masih di Kabupaten Lombok Tengah, BPBD setempat melaporkan satu warganya mengalami luka ringan. BNPB masih terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan BPBD yang teridentifikasi merasakan guncangan gempa M5,8.

Sementara itu, dilaporkan bahwa guncangan kuat juga dirasakan warga Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Mereka merasakannya selama 1 hingga 2 detik. Gempa sempat panik dan berhamburan keluar rumah.

Beberapa wilayah lain di Provinsi Bali yang warganya merasakan guncangan, antara lain di Kabupaten Gianyar, Tabanan dan Karangasem. Data sementara, dua rumah warga Kabupaten Karangasem terdampak, dengan rincian rumah rusak sedang di Kecamatan Kubu 1 unit dan rusak ringan di Kecamatan Selat 1 unit.

Sedangkan di Provinsi NTB, BPBD setempat melaporkan guncangan kuat dirasakan warganya dengan durasi 1 hingga 2 detik, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah. Warga pun panik dan keluar rumah saat guncangan terjadi.

Gempa M5,8 ini berada pada 74 km tenggara Kuta Selatan, Provinsi Bali, dengan kedalaman 124 km. Berdasarkan pemodelan dari BMKG, gempa yang berada di laut ini tidak memicu terjadinya tsunami. Sementara itu, identifikasi berdasarkan intensitas kekuatan gempa dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M5,8 menunjukkan IV MMI di Kota Mataram Lombok Barat, Lombok Tengah, Badung, Denpasar dan Klungkung. Sedangkan III MMI teridentifikasi di Buleleng, Karangasem, Gianyar, Tabanan, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima dan Dompu.

Skala IV MMI mendeskripsikan situasi yang dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi. Semakin tinggi skala MMI, dampak kerusakan dapat berpotensi terjadi.

Pascagempa ini, BNPB mengimbau warga untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa susulan. Setelah gempa terjadi, warga diimbau untuk melakukan pengecekan kondisi rumah. Pastikan struktur bangunan tidak membahayakan apabila warga kembali menghuni tempat tinggalnya. Pastikan tidak ada perabot yang menghalangi atau membahayakan saat melakukan evakuasi keluar rumah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta