NasionalPemerintah

Cegah Penyakit Polio Meluas, Wapres Minta Deteksi Dini Lebih Teliti

×

Cegah Penyakit Polio Meluas, Wapres Minta Deteksi Dini Lebih Teliti

Sebarkan artikel ini

Lintasnews5terkini.com | Surakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit poliomyelitis (Polio) di Indonesia. Penetapan ini menyusul ditemukannya satu kasus Polio tipe 2 yang menyerang seorang anak berusia 7 tahun di Kabupaten Pidie, Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menginstruksikan kepada seluruh pihak yang terkait agar segera menangani kasus Polio tersebut agar tidak meluas dan menjadi pandemi.

“Saya kira perlu segera ditangani, jangan sampai menjadi pandemi seperti dulu,” tegas Wapres saat memberikan keterangan pers usai menghadiri acara Silaturahmi dengan Pimpinan dan Pengurus BAZNAS se-Jawa Tengah, di The Sunan Hotel, Jl. A. Yani Nomor 40, Kerten, Kecamatan Laweyan, Surakarta, Senin (21/11/2022).

Salah satunya selain menggalakkan imunisasi, Wapres meminta agar pelaksanaan deteksi dini penyakit Polio dilaksanakan dengan lebih teliti.

“Oleh karena itu (kasus Polio di Aceh) jangan sampai melebar, supaya lebih teliti lagi deteksinya,” imbaunya.

Apabila menjadi pandemi, tutur Wapres, maka akan menjadi masalah baru di tanah air.

“Kalau jadi pandemi akan jadi masalah seperti yang kita alami dulu, (sehingga) imunisasi Polio sampai (menjadi) gerakan nasional,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dilansir dari website resmi Kementerian Kesehatan, Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus Polio. Penyakit Polio ini dapat menyebabkan kelumpuhan dengan kerusakan motor neuron pada cornu anterior dari sumsum tulang belakang.

Virus Polio adalah virus yang termasuk dalam golongan Human Enterovirus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Virus ini menyebar melalui kontak orang ke orang. Ketika seorang anak terinfeksi virus Polio liar, virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan berkembang biak di usus.

Penyakit Polio dapat menyerang pada usia berapa pun, tetapi kebanyakan menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan vaksin Polio.

Mendampingi Wapres dalam keterangan pers kali ini, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua BAZNAS Noor Ahmad, dan Ketua BAZNAS Jawa Tengah Ahmad Darodji. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta