Gowa– lintasnews5terikini,- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar menggelar Pelatihan Skripsi bertajuk “Mulai dengan Tepat, Selesai dengan Cepat: Strategi Menuntaskan Skripsi tanpa Kebingungan” di Lantai Timur FTK, pada Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami proses penyusunan skripsi serta mengurangi kebingungan dalam menentukan langkah awal penelitian.
Ketua HMJ PBA, Yuniarty Mukhtar, mengatakan pelatihan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa, khususnya di Jurusan PBA, untuk memperoleh gambaran mengenai penyusunan skripsi sejak dini.
“Pelatihan skripsi ini sebelumnya sudah pernah dilaksanakan. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa khususnya dari Jurusan PBA dapat terbantu agar tidak kebingungan ketika nantinya menyusun skripsi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jurusan PBA yang juga menjadi narasumber, Dr. Azizul Hakim, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada pemahaman cara memilih dan menentukan judul skripsi secara tepat.
Menurutnya, kesalahan yang kerap dilakukan mahasiswa adalah menentukan judul terlebih dahulu sebelum menemukan permasalahan yang akan diteliti.
“Sebelum penentuan judul skripsi, seharusnya mahasiswa terlebih dahulu menemukan masalah penelitian. Hal inilah yang sering menjadi kekeliruan mahasiswa,” katanya.
Pelatihan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Salah seorang mahasiswa angkatan 2024, Nur Annisa, mengaku kegiatan tersebut membantunya memahami tahapan awal penyusunan skripsi.
“Sebelumnya saya belum mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menyusun skripsi. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi memahami langkah-langkahnya, terutama dalam menentukan judul,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, HMJ PBA FTK UIN Alauddin Makassar berharap mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penyusunan skripsi sehingga mampu menyelesaikan tugas akhir secara lebih terarah dan efektif.
citizen Reporter: Nur Afni

























