Artikel

Semarak Milad Ke-4 LDF Al-Wasathiyah, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Dakwah Generasi Muda

×

Semarak Milad Ke-4 LDF Al-Wasathiyah, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Dakwah Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Gowa– lintasnews5terikini –, Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Al-Wasathiyah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar menggelar perayaan Milad ke-4 sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat dakwah moderat di kalangan generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar pada Senin (23/6/2026)  hingga Selasa (25/6/2026) dengan mengusung tema “Empat Tahun Menginspirasi, Bersinergi dalam Dakwah Al-Wasathiyah.”

Ketua Umum LDF Al-Wasathiyah, Jahlul Irfani, mengatakan tema tersebut dipilih sebagai refleksi perjalanan organisasi yang meski baru berdiri selama empat tahun, telah mampu memberikan inspirasi bagi berbagai organisasi kemahasiswaan.

“Empat tahun menginspirasi kami angkat karena selama perjalanan organisasi ini sudah banyak lembaga yang terinspirasi dari program-program yang kami jalankan. Bahkan ada dua lembaga yang meminta izin untuk mengadopsi program kerja yang mereka lihat di LDF Al-Wasathiyah,” ujarnya.

Menurutnya, frasa Bersinergi dalam Dakwah Al-Wasathiyah mencerminkan komitmen seluruh kader untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menyebarkan dakwah yang moderat dan sesuai dengan nilai-nilai Islam wasathiyah.

Persiapan kegiatan milad telah dilakukan sejak Mei 2026 atau lebih dari satu bulan sebelum pelaksanaan. Namun, proses persiapan tidak terlepas dari berbagai tantangan.

“Kendala terbesar ada pada persoalan pendanaan. Selain itu, miskomunikasi antar panitia, persiapan yang belum maksimal karena saling mengandalkan, hingga benturan dengan kegiatan akademik serta adanya efisiensi anggaran juga menjadi tantangan selama pelaksanaan,” jelasnya.

Perayaan Milad ke-4 LDF Al-Wasathiyah berlangsung selama tiga hari dengan empat rangkaian kegiatan utama. Hari pertama diisi dengan babak penyisihan lomba debat. Hari kedua menghadirkan lomba ceramah dan tilawah Al-Qur’an. Sementara hari ketiga diisi dengan lomba syarhil Qur’an, final debat, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian kegiatan. Selain menjadi ajang kompetisi, milad juga menjadi wadah silaturahmi, pembelajaran, dan pengembangan potensi mahasiswa.

Salah satu peserta lomba syarhil Qur’an yang berhasil meraih Juara II, Mutmainna, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Mahasiswa Manajemen Dakwah angkatan 2024 itu menyebut keikutsertaannya di LDF Al-Wasathiyah memberinya banyak pengalaman berharga.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa meraih Juara II. Saya juga termasuk kader baru di LDF Al-Wasathiyah. Saya dipertemukan dengan orang-orang yang memiliki semangat yang sama untuk berkembang, saling menasihati, dan mencari ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan dunia maupun akhirat,” tuturnya.

Melalui peringatan Milad ke-4 ini, LDF Al-Wasathiyah berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan mahasiswa yang mengedepankan nilai-nilai keislaman yang moderat, memperkuat ukhuwah, serta melahirkan generasi muda yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

 

Citizen Reporter: Asraf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta