Gowa, Lintasnews5terkini.com – Mengantisipasi kelangkaan dan antrean panjang tabung LPG 3 kilogram yang terjadi beberapa hari terakhir, Tim Perintis Presisi Satuan Samapta Polresta Gowa meningkatkan patroli kota dengan menyambangi sejumlah agen dan pangkalan LPG 3 kilogram di wilayah hukum Polresta Gowa, Jum’at (11/9/2026).
Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan aktivitas distribusi LPG bersubsidi berjalan tertib sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran personel Perintis Presisi tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membantu mengurai antrean warga serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi distribusi agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.
Di lokasi, personel juga melakukan pemantauan terhadap proses penyaluran LPG 3 kilogram dan memberikan imbauan kepada pengelola agar tidak melakukan penimbunan ataupun menjual LPG bersubsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Kasat Samapta Polresta Gowa AKP Cahyadi, S.H., M.H., mengatakan patroli tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan proses distribusi LPG 3 kilogram berjalan tertib. Jika terjadi antrean, personel membantu mengatur sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar AKP Cahyadi.
Ia menegaskan, pihaknya juga mengantisipasi adanya praktik penimbunan maupun penjualan LPG bersubsidi di atas HET yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami mengingatkan agen dan pangkalan agar menyalurkan LPG sesuai ketentuan. Jangan ada penimbunan ataupun menjual di atas HET. Subsidi pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Polresta Gowa memastikan kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan sekaligus untuk merespons cepat setiap potensi gangguan kamtibmas yang muncul akibat kelangkaan maupun antrean LPG 3 kilogram.
Melalui patroli tersebut, Polri menunjukkan komitmennya untuk hadir langsung di tengah masyarakat, menjaga ketertiban, mengawal distribusi kebutuhan pokok bersubsidi, serta mencegah munculnya praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat. (*)

























