Gowa, Lintasnews5terkini.com – Tidak sekadar melihat dari laporan, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan proyek strategis Bendungan Jenelata berjalan aman, tertib, dan tetap memperhatikan kondisi masyarakat di sekitarnya.
Didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polresta Gowa, Kapolresta melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek sekaligus bersilaturahmi dengan pihak pelaksana pembangunan. Kegiatan berlangsung di Kantor PT Adhi-Wika, Desa Tanahkaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Rabu (16/9/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam membaca situasi secara langsung, khususnya pada area pekerjaan spillway dan kegiatan blasting. Aktivitas konstruksi dengan tingkat risiko tertentu tersebut memerlukan koordinasi dan pengawasan yang baik agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan maupun keresahan di tengah masyarakat.
“Kami tidak ingin keamanan hanya dibicarakan di atas meja. Kami datang langsung melihat kondisi di lapangan, memahami aktivitas proyek, sekaligus memastikan seluruh potensi yang dapat mengganggu kamtibmas bisa diantisipasi sejak awal,” tegas Kombes Pol. Muh. Yusuf Usman.
Menurutnya, pembangunan proyek strategis tidak hanya menyangkut aspek fisik dan percepatan pekerjaan, tetapi juga membutuhkan situasi yang aman serta komunikasi yang terbuka dengan masyarakat.
Karena itu, Kapolresta Gowa mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk memperkuat koordinasi, terutama dalam setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Kepolisian, pemerintah wilayah, pihak proyek dan pemerintah desa harus memiliki komunikasi yang solid.
“Prinsipnya sederhana, pembangunan harus berjalan, tetapi keamanan masyarakat juga harus terjaga. Setiap potensi gangguan harus dikomunikasikan dan diselesaikan bersama sebelum menjadi persoalan,” lanjutnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Manuju Ratih Istiqamah Rauf, Kapolsek Manuju Iptu Ibnu Mashud, S.Farm., M.Adm.Kes., Kapolsek Bungaya AKP Ibrahim, S.E., Camat Bungaya A. Rezky Abe, S.STP., Kasatker Proyek Bendungan Jenelata Andi Baskara, Pimpinan Camce Mr. Xiao Tao, Pimpinan PT Adhi Muh. Yusuf, Pimpinan PT Wika Ferdinan Natipulu, para Kanit Polsek Manuju serta para kepala desa.
Keterlibatan seluruh unsur tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan Bendungan Jenelata membutuhkan kerja bersama. Pemerintah dan kepolisian memastikan aspek keamanan berjalan, sementara pihak pelaksana proyek menjalankan pembangunan dengan tetap membangun komunikasi dengan wilayah dan masyarakat sekitar.
Dari lokasi proyek, pesan Kapolresta Gowa jelas: keamanan bukan penghambat pembangunan, tetapi bagian penting yang memastikan pembangunan dapat terus bergerak.
Dengan koordinasi lintas sektor yang kuat dan komunikasi yang terbuka, setiap potensi gangguan diharapkan dapat ditekan sejak dini sehingga pembangunan Bendungan Jenelata dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif. (*)

























