Daerah

Cek Persiapan Peralatan Satgas Quick Respon Jelang Arus Mudik Lebaran 2024

×

Cek Persiapan Peralatan Satgas Quick Respon Jelang Arus Mudik Lebaran 2024

Sebarkan artikel ini

Kendal, Lintasnews5terkini.com – Meski operasi ketupat 2024 belum dilaksanakan, jajaran Satlantas Polres Kendal melakukan pengecekan peralatan satgas quick respon. Satgas yang melibatkan Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, BPBD dan Dinas Kesehatan ini diminta untuk terus meningkatkan peralatan untuk menunjang pelaksanaan operasi ketupat candi 2024.

Dalam apel yang dilaksanakan Sabtu 23 Maret 2024 ini, perlengkapan baik dari kesehatan, bencana dan pemadam kebakaran disiapkan. Satgas ini dibentuk untuk mengantisipasi arus mudik yang semakin diperkirakan akan meningkat tahun ini.

Kasat Lantas Polres Kendal AKP Agus Pardiyono Marinus saat apel pasukan satgas quick respon mengatakan, satgas ini untuk mendukung pelaksanaan operasi ketupat candi 2024 yang akan dilaksanakan menjelang lebaran. Daerah Pantura Kendal yang rawan banjir dan pohon tumbang dibutuhkan kesigapan petugas .

“Disini ada dari BPBD dan Damkar yang akan membantu dalam penanganan bencana baik kebakaran, pohon tumbang ataupun banjir. Tadi kita minta untuk disiapkan alat pemotong pohon dan mesin pompa untuk menyedot genangan jika terjadi banjir dikawasan jalan pantura,” katanya.

Sementara itu untuk kesiapan arus mudik sendiri yang dilakukan jajaran Polres Kendal yakni menyiapkan pos-pos pengamanan dan pelayanan. Tahun ini pos pelayanan akan bergeser jika sebelumnya di alun-alun Kendal nanti akan dipindah ke depan Terminal Bahurekso Jenarsari.

“Kita juga siapkan pos di pintu keluar tol Weleri dan sejumlah pos di sepanjang pantura dan jalur selatan. Kita sudah melaksanakan cek jalur mudik dan banyak yang rusak namun sudah diperbaiki,” imbuhnya.

Kasat lantas juga mengatakan, untuk perbaikan sepanjang pantura Kendal dipastikan akan selesai dalam pekan ini sehingga sebelum operasi ketupat candi serta selama arus mudik dan balik tidak ada perbaikan jalan. “Kita pastikan perbaikan jalan akan selesai hari ini dan jika memang akan ada perbaikan lagi kita minta untuk dilaksanakan setelah arus mudik dan balik 2024,” terangnya.

Satgas Quick Respon ini akan dikerahkan untuk memberikan pelayanan dan kesiapan dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang dan kecelakaan. Dengan fokus utama pada keamanan dan keselamatan, Satgas Quick Respon menetapkan sejumlah strategi untuk menghadapi tantangan ini.

Selain itu, tim medis darurat juga ditempatkan di beberapa titik rawan kecelakaan. Mereka dilengkapi dengan peralatan medis lengkap dan siap memberikan pertolongan pertama bagi korban kecelakaan atau kondisi darurat lainnya. Tidak hanya itu, satgas juga melakukan koordinasi yang erat dengan pihak terkait, termasuk kepolisian dan dinas terkait, untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan penanganan darurat jika dibutuhkan.

Diharapkan dengan langkah-langkah yang telah dipersiapkan, arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pihak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta