Lintasnews5terkini.com | Makassar – Pada hari Rabu Tanggal 15 Februari 2023 Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak didampingi Asisten Pidana Militer M. Asri Arief, Kabag TU Alfian Bombing, Serta Kasi Penkum Kejati SulSel Soetarmi mengunjungi beberapa titik lokasi dikota makassar yang terdampak musibah banjir, diantaranya kunjungan ke lokasi kompleks perumahan di Jl. Raya Puri Pattene Sudiang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Sulawesi Selatan dan Kunjungan ke lokasi Kompleks Perumahan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Jl. Talasalapang 3 Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Kunjungan Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak ke lokasi yang terdampak musibah banjir yang terjadi sejak hari senin tanggal 13 februari 2023 sampai hari ini rabu tanggal 15 februari 2023 merupakan bentuk kepedulian Leonard Eben Ezer Simanjuntak terhadap sesama.
Berdasarkan data yang diperoleh dari pemerintah setempat pada lokasi kompleks perumahan di Jl. Raya Puri Pattene Sudiang, ada sebanyak 167 (seratus enam puluh tujuh) kk yang terdampak banjir dan mengungsi serta di tampung di Masjid Khadijah dan terdapat 35 (tiga puluh lima) kk lokasi Kompleks Perumahan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Jl. Talasalapang 3. Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan “jangan lihat banyaknya tapi lihatlah kepedulian dan keikhlasannya”.
Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyempatkan waktu untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat di lokasi banjir terkait beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya luapan air sehingga masuk ke pemukiman masyarakat diantaranya karena adanya sedimentasi, tidak adanya talud penahan pada pinggiran sungai serta banyaknya pembangunan pabrik – pabrik besar di sekitar pemukiman penduduk.
Pemerintah dan Masyarakat kompleks perumahan puri pattene sudiang dan masyarakat kompleks perumahan adhyaksa Talasalapang 3, mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya atas kehadiran dan kepedulian bapak Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyempatkan waktu di tengah – tengah kesibukannya untuk melihat suka duka masyarakat yang terdampak musibah banjir. (*)

























