Nasional

Alternatif Pendanaan Daerah, Wamendagri Bima Dorong Pemda Optimalkan Skema KPBU

×

Alternatif Pendanaan Daerah, Wamendagri Bima Dorong Pemda Optimalkan Skema KPBU

Sebarkan artikel ini

Karo, Lintasnews5terkini.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memaksimalkan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai strategi alternatif pendanaan daerah dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, langkah ini penting untuk mengatasi keterbatasan fiskal daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setempat, terutama penyediaan air bersih oleh PDAM Tirta Malem di Kabupaten Karo.

“Nah, kemudian pemerintah daerah mau tidak mau harus inovatif. Harus inovatif untuk mencari sumber pendanaan alternatif,” ujarnya saat rapat dengan Bupati Karo dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Kantor Bupati Karo, Sumatera Utara, Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bima menjelaskan bahwa mayoritas Pemda di Indonesia masih sangat bergantung pada dana transfer dari pusat. Karena itu, ia mendorong penggunaan pembiayaan kreatif seperti KPBU yang dinilai lebih efektif daripada hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau CSR konvensional. Menurutnya, KPBU merupakan bentuk nyata co-creation, ketika pemerintah dan swasta bersama-sama menciptakan nilai tambah, bukan sekadar menjadi mitra pelengkap.

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga menyoroti tantangan utama pelaksanaan KPBU, mulai dari kerumitan proses, kapasitas SDM, hingga komitmen politik. Ia turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Antonius Ginting yang dinilai menunjukkan komitmen politik kuat bersama DPRD untuk merealisasikan proyek peningkatan layanan air bersih.

“Dari kompetensi politik, saya lihat Pak Bupati kompetensinya kuat,” puji Bima.

Lebih lanjut, Bima menegaskan bahwa Kemendagri berkomitmen untuk terus mengawal dan memfasilitasi proses ini agar dapat berjalan sesuai regulasi serta target yang ditetapkan. Ia menekankan bahwa penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih, pendidikan, dan kesehatan merupakan syarat utama untuk memanfaatkan bonus demografi sekaligus membawa Indonesia menuju visi negara maju.

“Jadi, infrastruktur itu penting sekali. Basic needs itu penting sekali. penting,” tegasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Karo Antonius Ginting bersama Wakil Bupati Komando Tarigan, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, serta sejumlah pejabat dari pemerintah pusat dan lembaga penjaminan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta