Jakarta, Lintasnews5terkini.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audienai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat bersama rombongan di ruang kerja, Selasa (15/9/2026).
Mendes Yandri menilai BPJS Ketenagakerjaan sangat penting, utamanya bagi warga desa yang masuk kelompok rentan.
BPJS Ketenagakerjaan juga bakal dirasakan manfaatnya oleh pekerja informal karena bakal terlindungi selama bekerja.
“Dana Desa, salah satunya lewat Padat Karya Tunai Desa (PKTD), bisa digunakan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan ini,” kata Mendes Yandri.
Dipaparkan Mendes Yandri, pihaknya saat ini sedang menyiapkan dasar hukum dalam bentuk Peraturan Menteri untuk program ini. Saat ini masih dalam tahap harmonisasi.
Pekerja sektor Informal di desa yang masuk kelompok rentan perlu perlindungan asuransi seperti Buruh Tani hingga Marbot Masjid.
Pekerja Informal yang miliki BPJS Ketenagakerjaan bisa terlindungi, mengingat kadang jam kerja variatif hingga menjadi rentan terjadinya kecelakaan kerja.
“Iuran BPJS ini hanya Rp16.800 tapi perlindungan maksimal bagi pekerja di desa,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Olehnya, Kemendes bersama BPJS Ketenagakerjaan bakal menggiatkan literasi kepada masyarakar desa mengenai pentingnya miliki asuransi perlindungan saat bekerja mencari rezeki.
Literasi ini, kata Mendes Yandri, bakal menyadarkan masyarakat soal benefit yang bisa diterima jika menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk itu, Kemendes bersama BPJS Ketenagakerjaan bakal turun langsung ke desa-desa untuk menggiatkan literasi ini.
Sementara itu Dirut BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan, masyarakat desa bisa merasakan manfaat jika menjadi peserta
Dikatakannya, jika secara rutin membayar iuran selama tiga tahun tanpa terputus maka bisa mendapatkan manfaat hingga puluhan juta.
“Selain itu, kita juga memberikan beasiswa kepada anak peserta BPJS hingga ke jenjang Perguruan Tinggi,” kata Saiful.
Turut hadir, Ditektur Kepesertaan Agung Nugroho, Deputi Sekretariat Badan Usfiari Usmar, Deputi Kepesertaan Koporasi dan Institusi Hendra Nopriansyah dan Deputi Komunikasi Erfan Kurniawan.
Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes Tuafik Madjid, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, dan Staf Khusus Fahad Attamimi. (*)

























