News

Hadiri Acara Buka Bersama dan Penyerahan Bantuan, Panglima Ta’ Ajak Tingkatkan Persatuan Masyarakat

×

Hadiri Acara Buka Bersama dan Penyerahan Bantuan, Panglima Ta’ Ajak Tingkatkan Persatuan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Makassar–Lintasnews5terkini.com- Mayor Jenderal TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki menghadiri acara buka bersama sekaligus penyerahan bantuan 300 kursi kepada pengurus kecamatan dan 6 karung gula pasir yang dilaksanakan kelurga besar Ketua Orari Lokal Makassar, bertempat di Kediaman Yusuf Gunco Jalan Kumala Kota Makassar, beberapa waktu lalu.

Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad dalam sambutannya mengatakan, alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan buka bersama, shalat magrib berjamaah selain itu kita bersyukur karena masih tetap diberi kekuatan serta kesehatan oleh Allah SWT.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Yusuf Gunco, insya Allah saya dan semua yang hadir disini akan mendoakan beliau biar sukses,” Ucap Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad.

Lebih lanjut Ketua Dewan Pakar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulsel menambahkan, melalui Ramadhan tahun ini alhamdulillah saya bisa berkeliling dari kabupaten-kabupaten mengembang amanah sebagai Ketua DMI Sulsel yang mempunyai tanggung jawab moril/moral terhadap bagaimana kelangsungan umat beragama dimasjid-masjid dan sekaligus saya berkeliling untuk bertemu para keluarga besar saya yang ada di 24 kabupaten kota.

Dihadapan ratusan undangan, Panglima Ta’ mengatakan akan berjuang bersama, tidak hanya di tiga kecamatan tetapi di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar.

“Melihat situasi sekarang Sulsel boleh dikata masyarakat banyak menginginkan harapan kedepan di 2024 pemimpin yang dipilih itu mempunyai integritas dan kapabilitas yang bisa mengembang amanah, maka dari itu saya akan kembalikan marwah untuk Sulsel jauh lebih maju, bermartabat dan lebih bersih dari segala macam antek-antek oligarki apalagi pemikiran korupsi, Tegas Mantan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin.

Jadi, Insya Allah kita berjuang bersama memperbaiki Sulawesi-Selatan (Sulsel) untuk mengembalikan marwahnya. Sudah lama Sulsel kehilangan marwahnya, banyak problem, persoalan yang harus kita selesaikan. Didepan Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin, saya kira nanti kita bersama bagaimana membangun sinergitas untuk kita integritaskan semua persoalan karena kalau tidak ya Makassar begini-begini saja, apalagi Sulsel,” Ujar Panglima Ta’ sapaan akrab.

Terkait kesiapannya ikut dipentas Pemilukada 2024, ia (Panglima Ta’) sudah siap dengan berbagai kesiapan diantaranya dengan menyiapkan posko-posko kemenangan diberbagai kabupaten kota.

“Memang saat ini belum kita publis secara resmi karena pilkadakan masih jauh beda dengan pilpres, kalau pilreskan sudah harus ada. Jadi untuk pilkada saya atur dulu untuk membentuk pejuang Panglima Ta’ dibeberapa kabupaten kota nanti dan kebetulan garis saya dari pejuang,” Terang Panglima Ta’

Maka dari itu, saya (Panglima Ta’) mengajak untuk tetap bersatu serta menghimbau warga jongaya terutama masyarakat Kota Makassar terkhusus Sulsel, mari kita tingkatkan persatuan, “Jadi kalau Jongaya saja bersatu sudah selesai itu. Kalau saya (Panglima Ta’) sudah jelas tidak kemana-mana tetapi saya ada dimana-mana untuk rakyat dalam mengembalikkan marwah Sulsel,” Pungkasnya. (*Rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta