Gowa – LINTAS.NEWS.5.TERKINI.COM – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di samping Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, melakukan aksi bersih-bersih selokan pada Jumat (2/5/2025) malam.
Aksi tersebut dilakukan guna menghindari penyumbatan kotoran di selokan dan menjaga kebersihan lingkungan agar tetap terlihat rapi bagi warga yang melintas.
Langkah ini dilakukan usai mereka menerima himbauan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa agar tidak lagi menggunakan bahu jalan di area depan masjid untuk berjualan.
Para PKL pun mengikuti arahan tersebut dengan bergeser ke area samping masjid dan berinisiatif menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Tadi kami kena penertiban oleh Satpol PP dan diminta untuk tidak berjualan di bahu jalan, agar tidak mengganggu pengguna jalan. Maka kami bergeser ke samping dan melakukan pembersihan di selokan supaya tidak terlihat jorok saat kami beraktivitas di sore hari,” ujar Daeng Alle, salah satu pedagang yang ditemui wartawan di lokasi.
Daeng Alle yang sehari-harinya berjualan bakso bakar dan minuman dingin, juga mengajak rekan-rekan sesama PKL untuk turut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, penertiban dilakukan berdasarkan laporan dari warga dan pihak masjid. Meski begitu, ia mengaku selalu mengutamakan kebersihan dan ketertiban saat berjualan, termasuk memberikan himbauan kepada pengendara untuk tidak parkir sembarangan.
“Kami juga selalu mengimbau ke pengendara dan pedagang lainnya agar tidak parkir sembarangan, karena bisa menghalangi pengguna jalan. Setiap habis beraktivitas, sampah-sampah juga harus dibersihkan dan dibuang ke tempat sampah yang tersedia,” tutup Daeng Alle.
Dengan kepatuhan dan inisiatif positif ini, para PKL berharap dapat terus mencari nafkah tanpa mengganggu ketertiban umum serta menjaga citra kawasan Masjid Agung Syekh Yusuf sebagai tempat ibadah yang bersih dan tertata.(*)
(Tim/Red)

























