Makassar, Lintasnews5terkini.com — Organisasi masyarakat LGI.B Sulawesi Selatan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan keagamaan dengan menggelar program pembagian Alquran kepada para santri Taman Pendidikan Alquran (TPA). Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di TPA Aisyah binti Abubakar yang berlokasi di Jalan Barukang Utara, Kelurahan Cambayya, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Senin (11/5/2026).
Program ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam memudahkan generasi bangsa belajar dan memahami ajaran Islam melalui Alquran sejak usia dini.
Kadiv Sosial dan Pemberdayaan LGI.B Sulsel, Ibnu Hajar, mengatakan bahwa Alquran memiliki peran penting sebagai pedoman hidup umat Islam yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan semangat menuntut ilmu.
“Alquran adalah pedoman hidup umat Islam yang memuat nilai, prinsip, dan pedoman hidup yang mengajarkan manusia berperilaku baik, senang ilmu, dan gemar berusaha keras untuk menjadi insan yang bermanfaat. Oleh karena itu program pembagian Alquran terus LGI.B lakukan, seperti kepada 20 santri di TPA Aisyah ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, LGI.B Sulsel menyerahkan Alquran kepada 20 santri TPA Aisyah sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan Alquran di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, pengurus TPA Aisyah, Diana, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan LGI.B Sulsel. Menurutnya, keberadaan Alquran sangat penting dalam meningkatkan literasi membaca anak-anak sekaligus membentuk karakter yang lebih baik.
“Apa yang LGI.B berikan ini sangat penting. Karena melalui Alquran, anak-anak akan meningkat literasinya, sering membaca, semakin bagus tentunya,” tuturnya.
Ia juga menilai pendidikan Alquran memiliki dampak besar terhadap perkembangan moral dan pemahaman agama anak-anak di tengah tantangan pergaulan saat ini.
“Semakin anak aktif membaca Alquran, potensi memahami bahasa Alquran juga semakin besar. Ini juga menjadi alasan mengapa pendidikan Alquran sangat strategis bagi anak bangsa,” tambahnya.
Ketua Umum LGI.B, Mukram, berharap program sosial dan keagamaan seperti ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak TPA maupun rumah Quran di Kota Makassar dan wilayah Sulawesi Selatan lainnya.
(Andi Agung)

























