BeritaDaerahMakassarSorotan

Penertiban PKL di Tallo dan Bontoala Disorot, Warga Keluhkan Dampak Ekonomi dan Minta Keadilan

×

Penertiban PKL di Tallo dan Bontoala Disorot, Warga Keluhkan Dampak Ekonomi dan Minta Keadilan

Sebarkan artikel ini

Makassar, Lintasnews5terkini.com  — Kebijakan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, menuai sorotan dari sejumlah warga yang terdampak.

Mereka mengaku kehilangan sumber penghasilan setelah dilakukan pembongkaran lapak yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi keluarga.

Salah satu warga Tallo, Rian, mengungkapkan kesedihannya atas pembongkaran lapaknya tersebut. ia menyebut usaha PKL yang dijalankan selama ini di kecamatan Bontoala,merupakan satu-satunya sumber penghidupan bagi dirinya dan keluarga.

“Kami hidup dari jualan ini untuk anak dan istri. Kalau dibongkar, kami mau makan apa,” ujarnya saat ditemui, Jumat dini hari (17/4/2025).

Rian juga mempertanyakan kebijakan penertiban yang dinilainya belum merata.ia menyoroti masih adanya aktivitas PKL di sejumlah titik yang disebut belum tersentuh penertiban merata.

“Kenapa masih ada yang jualan di beberapa lokasi seperti Penjual SOP Saudara di Jalan Sunu, tapi tidak dibongkar. Kami berharap ada keadilan,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Udin, warga Gedangan Kapal, Kecamatan Tallo. ia mengaku terpaksa membongkar sendiri kanopi tempat berjualannya setelah menerima surat pemberitahuan dari pihak kelurahan.

Menurutnya, lokasi tersebut berada di depan rumahnya sendiri dan selama ini digunakan untuk berjualan makanan ayam guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami juga rutin bayar retribusi harian PD Pasar 3 ribu rupiah Tapi tetap diminta bongkar.sekarang jadi panas karena kanopi sudah tidak ada,” katanya dengan nada sedir.

Udin berharap pemerintah kota Makassar dan kecamatan Tallo dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut dengan memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat kecil.

Sejumlah warga pun meminta agar penertiban dilakukan secara adil dan merata di seluruh wilayah tanpa tebang pilih kenapa penjualan SOP saudara dijalan sunu belum dibongkar

Mereka berharap adanya solusi yang tidak hanya berfokus pada penataan kota, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Makassar maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme penertiban dan solusi alternatif bagi para PKL yang terdampak.

 

(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penyampaian Resmi Disampaikan kepada seluruh instansi pemerintah, baik TNI maupun Polri, agar tidak melayani atau memberikan akses informasi kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan media Lintasnews5terkini.com namun tidak terdaftar secara resmi dalam Box Redaksi. Hal ini penting guna menghindari terjadinya penyalahgunaan identitas, menjaga kredibilitas institusi, serta memastikan bahwa setiap bentuk kerja sama maupun pelayanan informasi hanya diberikan kepada pihak yang memiliki legitimasi yang sah. Demikian penyampaian ini dibuat untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Dalam Peliputan Wartawan Lintas5terkini.com dibekali dengan Kartu Id. Card dan Surat tugas tidak dibenarkan Menerima Imbalan