Lintasnews5terkini.com,makassar
Sejumlah mahasiswa dan rakyat yang tergabung dalam komrad dan ppm melakukan unjuk rasa mengatasnamakan payung perjuangan rakyat ( PAPERA ) di ruas jalan A.P Pettarani dan jalan Sultan Alauddin kota Makassar. Senin, 01/05/23
Terlihat massa aksi membentangkan spanduk yang bertuliskan cabut Perppu cipta dan may day di tengah jalan trans Sulawesi Selatan. Beberapa ban bekas juga terlihat di bakar oleh massa aksi di tengah ruas jalan trans Sulawesi Selatan.
Akibat unjuk rasa yang dilakukan dalam memperingati hari buruh internasional ( may day ) 2023 di dua titik dikota makassar, arus lalu lintas macet parah.
Yayat selaku jenderal lapangan menyampaikan tuntutannya dengan menggunakan pengeras suara,
” Kami meminta agar pengesahan Perppu ciptaker nomor 2 tahun 2022 dan KUHP segera mungkin di cabut. Selain itu, kami juga meminta agar pendidikan di Indonesia di gratiskan. ” Terangnya
Tambah Yayat, kami juga menolak keras terkait pemindahan IKN sebab penuh akan kepentingan Investor yang bersifat kapitalistik.
Unjuk rasa yang dilakukan tersebut sempat bersitegang dengan pihak pengamanan karena massa aksi memaksakan untuk menutup full jalanan.
Jenderal lapangan, Yayat menyampaikan bahwa kami melakukan penutupan sebagai bentuk kecewa kami terhadap rezim.
” Kami melakukan penutupan ini tidak bertujuan untuk menganggu arus lalu lintas, melainkan memperlihatkan pada pemerintah bahwa inilah bentuk kekecewaan kami dari payung perjuangan rakyat “. Tutupnya

























