Lintasnews5terkini.Com Enrekang
Menjelang hari raya Idul Adha 1444 Hijriyah yang jatuh pada bulan Juni 2023 seluruh umat Islam di muka bumi bergembira menyambut kedatangan nya. bagi kaum muslimin yang mampu melaksanakan Qurban pastinya memilih hewan qurban yang layak untuk di qurban ,baik ternak sapi, kerbau maupun kambing.
Sudah seminggu dinas peternakan dan perikanan kabupaten Enrekang melakukan pengawasan terhadap hewan qurban, bidang keswan dalam hal ini kesmavet yang terjun lansung di lokasi untuk melakukan pemeriksaan hewan tersebut ,tim pemantau hewan qurban beranggotakan 27 paramedis dan 4 dokter hewan mereka menyebar di 12 kecamatan “Menurut Drh Desita saat di konfirmasi hal ini” Senin 26 Juni 2023 kemarin “mengatakan pengawasan hewan ternak intens kita lakukan menjelang hari raya idul adha,pasalnya penyakit menular berupa PMK dan Jembrana masih di khawatirkan,
Hewan qurban yang akan di sembelih punya kriteria ,seperti
1.sehat,tidak kurus, tidak cacat.
2.cukup umur,kambing dan domba umur lebih dari 1 tahun di tandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap,sapi dan kerbau umur lebih dari 2 tahun di tandai sepasang gigi tetap, betina tidak produktif/jantan tidak di katrasi/di kebiri
testis buah zakar masih lengkap dua buah bentuk dan letaknya simetris “ucapnya.
Lanjut Dokter Desita, sementara persyaratan tempat penampungan hewan qurban
1.terpisah antara tempat pemotongan dengan penampungan daging
2.kebersihan terjaga,kering dan mampu melindungi hewan dari panas dan hujan
3.memiliki luas yang memadai sesuai dengan jumlah hewan yang di tampung
4.penampungan hewan kecil (kambing, domba)terpisah dari penampungan hewan besar(sapi ,kerbau).
Tahun ini kemungkinan ada penurunan kuantitas hewan qurban sekitar 5 persen disebabkan adanya penyakit PMK,Jembrana,bukan karena masyarakat tidak mampu untuk melaksanakan ibadah qurban,namun penyakit ternak ini yang ditakuti jangan sampai mengidap penyakit PMK,Jembrana” nah pengawasan yang kami lakukan sebelum dan sesudah pemotongan paparnya.
Desita pun menambahkan bahwa tahun lalu (2022) jumlah masyarakat yang berqurban 3720 ekor sapi,kambing 269 ekor,kerbau 14 ekor tidak beda jauh tahun 2021 padahal saat itu pandemi COVID 19 melanda negara kita,perekonomian stagnan namun daya beli masyarakat masih mampu untuk melakukan qurban ,saya perkirakan 2023 di angka tiga ribuan meskipun ada PMK,Jembrana,namun antusias masyarakat untuk berqurban cukup tinggi .pungkas nya kepada wartawan,
Diapun mengatakan bagi masyarakat yang ingin membeli ternak sebaiknya ternak di dalam kabupaten Enrekang kalau memang stok tidak ada baru mencari daerah yang terdekat seperti Pinrang,Sidrap yang tidak masuk zona merah penyakit PMK,
Soal pemotongan nanti di satukan saja di mana tempat pemotongan hewan,sebagian besar masyarakat memotong hewan secara pribadi kadang se ekor sampai 3 ekor.,kita arahkan saja ke TPH di satukan di situ , supaya terkoordinir dengan baik,imbuh Desita.(Ani Hasan )

























