Pangkep, Lintasnews5terkini.com — UPT SMA Negeri 10 Pangkep yang berlokasi di Desa Batara, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat, kebersamaan, dan nuansa religius. Dengan mengusung tema “Meneladani Sifat serta Akhlak Rasulullah SAW dalam Mengemban Amanah di Era Globalisasi”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk lebih mengenal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW di tengah tantangan zaman modern.
Acara berlangsung tertib dan penuh makna, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan tausiyah oleh Guru Agama SMAN 10 Pangkep, Ahmad Yani, S.S., S.Pd.I., Gr., M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari serta mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala UPT SMAN 10 Pangkep, Imran, S.Pd., M.M., yang memimpin langsung jalannya acara. Kehadirannya menjadi perhatian utama, tidak hanya sebagai pimpinan sekolah tetapi juga sebagai figur teladan yang senantiasa mendorong pembentukan karakter siswa. Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Pengawas Hj. Fatmawati S., S.H., M.Pd., Pengawas SMA Drs. Sirajuddin, M.Pd., perwakilan SMAN 25 Pangkep Masnah, S.E., Wakil Kepala SMAN 25 Pangkep Muchtar, Ketua Komite SMA 10 Surianti, S.Pd., Isnaini dari SMP 6, Pemerintah Desa Batara, serta mahasiswa KKN-PPL Terpadu UNM Angkatan XXXI.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Imran menegaskan pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman hidup. Menurutnya, derasnya arus globalisasi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan jati diri.
“Sebagai pendidik, kami tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter. Rasulullah adalah teladan terbaik dalam segala hal, mulai dari kejujuran hingga kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini harus diwariskan kepada anak-anak kita agar mereka mampu menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan identitas dan akhlak mulia,” ujar Imran.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam menyukseskan acara tersebut. “Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya karena kerja keras sekolah, tetapi juga berkat dukungan guru, komite sekolah, orang tua, masyarakat, dan mahasiswa KKN-PPL Terpadu UNM. Untuk itu, saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebersamaan dan kontribusi yang diberikan,” tambahnya.
Peringatan Maulid Nabi di SMAN 10 Pangkep juga dimeriahkan dengan penampilan siswa, mulai dari pembacaan shalawat, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga doa bersama. Suasana penuh kekhusyukan itu sekaligus menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat, memperkuat keimanan, serta mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang sarat makna ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin. Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, peringatan Maulid Nabi juga menjadi pengingat bahwa keteladanan Rasulullah SAW tetap relevan sepanjang masa, bahkan sangat penting dijadikan pedoman dalam menghadapi era globalisasi.
Di penghujung acara, Kepala Sekolah kembali menegaskan pesan moral kepada para siswa agar menjadikan Maulid Nabi sebagai momen refleksi sekaligus motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan berakhlak mulia.(*).
Langsung ke konten























