LintasNews5terkini Manokwari Papua Barat – Koordinator Wilayah Kabupaten Paniai (KORPAN) dibawah Payung Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) menggelar ibadah syukuran wisudawan Yeko Gobai, S.TP, Marselino Pigai, S.Ak, meraih sukses dapat Gelar baru dan nama baru. Jumat, (31/03/2023) Bertempat di Asrama Paniai 01 Amban Sekretarita: Jln. Kanguru belakang Mesjid Amban, Manokwari, Papua Barat.
Ibadah syukuran wisudawan ini dihadiri ratusan mahasiswa Badan Pengurus, Dewan Penasihat (DPO), Pembina (KORPAN) dan Orang tua serta anggota mahasiswa Paniai acara ibadah syukuran wisudawan.
Wisudawan Yeko Gobai, S.TP, Marselino Wegobi Pigai, S.Ak, telah di Wisudawan dari Kampus Universitas Papua UNIPA Manokwari, wisudawan mengusung tema: “Engkau di panggil untuk menegakkan Kehadiran dan Kebenaran Bagi Kaum Yang lemah” (Keluaran 6:2-13 dan Kisah para lasur 2: 23-27) dipimpin firman Tuhan oleh Ev. Agustinus Gobai, S.Th.
Ev. Agustinus Gobai khotbahnya mengatakan, pihaknya kehidupan adalah sesuai moto peserta wisudawan kesabaran itu modal utama dalam kehidupan kita sehari-hari. “Kita harus di perhlukan kesabaran ditengah berbagai pencobaan sambil komunikasi dengan Tuhan lewat berdoa dan bekerja,” Terangnya.
Gobai lebih lanjut, kehidupan selalu berjumpa sesuai perbuatan kita tentunya. Tegakkan Keadiran dan kebenaran, Siap korban demi banyak orang seperti musa di bangsa israel.
“Apa yang kita kerjakan sekarang akan di tuai di kemudian hari, jika kita berbuat hal yang tidak menyenangkan hati bagi orang lain, khususnya bagi diri sendiri, maka membawa diri kita ke tempat yang jurang untuk merusak pribadi kita,” Pintasnya.
Tambahkan Gobai lagi, Kepintaran ilmu yang dimiliki seseorang tak bisa membagikan kepada orang lain, jika ingin memiliki ilmu dan ingin menjadi orang pintar harus berusaha dan berjuang dari kesabaran kita untuk mengejar impian.
“Jika sebaliknya kita mendidik dan membina iman dan tingkah laku kita saat ini, maka ke depan menjadi pribadi yang ternama jabat dan tercapai, apa yang kita impikan, Sesuai Subtema di atas, dari kesabaran kita maka perjuangan kita, dan kerjan kita akan keras, dengan fokus maka pasti Tuhan akan memberikan jalan keluar bagi kita semua seperti lansir wisudawan,” Imbuhnya .
“Ibadah syukuran ini diperkuatan melalui renungan firman Tuhan. Karena kita musti libatkan Tuhan dalam setiap kehidupan, baik dalam pelayanan, profesi maupun Pendidikan,” Tandasnya Gobai.
Kegiatan Ibadah wisudawan ini pantauan awak media Jernih Papua. Com. Dewan penasehat organisasi (DPO) Yohenes Pigai mengatakan dalam momen sambutan kita harus belajar Kembali melihat firman yang di sampaikan menam benih yang baik dan tidaknya kembali ke kita diri pribadi masing-masing.
“Kita harus mencintai dan hidup rukun didalam kediaman kita. Selama kita menempuh Pendidikan kota studi manokwari. Supaya hidup kita aman dan terkendali dari berbagai ancaman yang akan datang,” Jelasnya.
Pemerintah daerah bangun Asrama paniai sebagai tempat dimana kami tinggal dan belajar selama berstudi. Pasalnya kita harus belajar dengan fokus. Tinggalkan kegiatan yang tidak mengungtungkan kita mahasiswa.
“Kita jangan mencari nilai dan gelar. Namun harus fokus belajar dengan sungguh-sungguh. Menurutnya ilmu pengetahuan menjadi peran penting dan tolak ukur dalam lapangan pekerjaan nanti. Agar kita menjadi mahasiswa berpotensi, berkarakter alternatif, dan berdaya saing
erah-global,” Katanya Pigai sebagai Dewan penasehat organisasi (DPO) KORPAN Kota Studi Manokwari.
Kesempatan yang sama, Pembina (KORWIL) Bpk Noak Degei, S.Pt. MPt mengatakan masa mahasiswa adalah momen terbaik. “Sehingga Penting melakukan kegiatan yang produktif untuk penambahan ilmu pengetahuan,” Jelasnya Degei.
Selanjutnya, Badan Pegurus (KORPAN) Naftali Gobai mengatakan menjaga kebersamaan kekompakan, tali persaudaran yang erat. Oleh sebab itu, saya membacakan sejarah singkat KORPAN ini, maka mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang membantu berupa material, moril dan dedikasi dalam kelancaran kegiatan.
“Teristimewa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada senior dan PEMDA paniai yang mendatang bagunan asrama permanen bagi mahasiwa paniai. Pasti Tuhan memberkati dalam setiap tugas dan tanggung jawab,” Ucapannya Gobai.
Ibadah syukuran ini diperkuatan melalui renungan firman Tuhan. Karena kita musti libatkan Tuhan dalam setiap kehidupan, baik dalam pelayanan, profesi maupun Pendidikan.
*(Oto Dadigou Kayame/Onil)*
Langsung ke konten























