Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Bangun Indonesia yang Mandiri dan Berdikari

×

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Bangun Indonesia yang Mandiri dan Berdikari

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Lintasnews5terkini.com – Presiden Prabowo meyakini kemandirian Indonesia juga membutuhkan sumber daya manusia yang berpengetahuan luas, berpikiran bebas, dan berjiwa besar.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya membangun Indonesia yang mandiri dan mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa kemandirian bangsa harus dimulai dari kemampuan memenuhi kebutuhan dasar rakyat, termasuk pangan. Menurut Presiden, tidak boleh ada masyarakat Indonesia yang kelaparan di tengah kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

“Tidak ada negara yang berhasil, tidak ada negara yang merdeka kalau dia tidak bisa menghasilkan makan untuk bangsanya sendiri. Alhamdulillah Indonesia sudah swasembada pangan. Indonesia sudah bisa menghasilkan makan untuk rakyatnya sendiri,” ucap Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden turut menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Presiden menyebut anak-anak Indonesia tidak boleh mengalami kekurangan gizi dan berangkat ke sekolah dalam keadaan lapar.

“Saya tidak ingin ada orang lapar di Indonesia. Indonesia yang subur, Indonesia yang begitu banyak kekayaannya, tidak boleh ada orang yang lapar di bumi Indonesia. Karena itu saya, saya ingin berjuang sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” katanya.

Pemerintah, menurut Presiden, terus bekerja untuk memperkuat kemandirian di berbagai sektor, termasuk pertanian dan kelautan. Kepala Negara menegaskan bahwa petani dan nelayan menjadi bagian penting dalam upaya tersebut, termasuk melalui rencana pembangunan ribuan kapal nelayan.

“Puluhan ribu kapal-kapal asing tiap malam berada di laut Indonesia. Puluhan ribu kekayaan laut kita diambil tanpa ada langkah-langkah. Sekarang kita bekerja. Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meyakini kemandirian Indonesia juga membutuhkan sumber daya manusia yang berpengetahuan luas, berpikiran bebas, dan berjiwa besar. Untuk itu, Presiden mendorong generasi penerus bangsa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, tidak mudah dipengaruhi pihak lain, serta memiliki keyakinan untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

“Berpengetahuan luas, benar. Pemimpin Indonesia harus pintar. Jangan dibohongi orang, jangan dibodohin,” katanya.

“Berpikiran bebas. Jangan mau dicuci otak oleh mereka-mereka yang tidak ada niat baik terhadap kita. Berjiwa besar, jangan punya rasa rendah diri, jangan punya rasa kalah sebelum berjuang,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta