MarosNasional

Wamenpar Pastikan Standar Keselamatan dan Layanan Wisata di Bantimurung Terjaga

×

Wamenpar Pastikan Standar Keselamatan dan Layanan Wisata di Bantimurung Terjaga

Sebarkan artikel ini

Maros, Lintasnews5terkini.com – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa meninjau kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas, kualitas layanan, serta aspek keamanan dan keselamatan wisatawan di salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenpar meninjau langsung sanctuary kupu-kupu serta sejumlah fasilitas yang tersedia bagi wisatawan. Ia juga melihat kondisi kebersihan area publik, fasilitas sanitasi, serta ketersediaan dan kejelasan papan penunjuk jalur evakuasi sebagai bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

“Keamanan, keselamatan, dan kebersihan adalah fondasi utama sektor pariwisata. Fasilitas dasar seperti penandaan jalur evakuasi yang jelas dan ketersediaan kamar mandi yang bersih merupakan standar mutlak yang harus dijaga untuk memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujar Wamenpar di sela-sela peninjauan.

Wamenpar Ni Luh juga berdiskusi dengan para pelaku usaha pariwisata lokal, pengelola kawasan, serta pemandu wisata. Diskusi tersebut membahas strategi penguatan kapasitas pelaku pariwisata serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat di sekitar taman nasional agar dapat semakin berperan dalam pengembangan pariwisata kawasan.

Potensi Alam dan Konservasi

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung memiliki beragam keunggulan dan daya tarik wisata kelas dunia. Salah satunya adalah kekayaan keanekaragaman kupu-kupu yang menjadikan Bantimurung dikenal sebagai “The Kingdom of Butterfly” dan menjadi habitat bagi berbagai spesies kupu-kupu, termasuk jenis langka dan endemik.

Kawasan ini juga memiliki bentang alam karst yang luas dengan panorama tebing-tebing karst yang khas dan menjadi bagian penting dari kekayaan geologi kawasan Maros-Pangkep yang telah mendapat pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.

Selain memiliki kekayaan geologi, kawasan konservasi ini menjadi habitat bagi beragam flora dan fauna endemik Sulawesi, di antaranya kera hitam Sulawesi (Macaca maura) dan kuskus beruang.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung juga menawarkan daya tarik wisata alam berupa air terjun serta jaringan gua alam dengan kekayaan stalaktit, stalagmit, dan nilai arkeologi yang memperkuat potensi kawasan sebagai destinasi wisata alam, edukasi, dan konservasi.

Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan Bantimurung Bulusaraung sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang tetap menempatkan pelestarian lingkungan serta keterlibatan masyarakat sebagai bagian utama dalam pengelolaannya.

Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, pengelola kawasan, pelaku pariwisata, serta komunitas lokal dalam memperkuat kualitas infrastruktur, layanan, dan promosi Geopark Bantimurung Bulusaraung agar semakin dikenal dan berdaya saing di tingkat internasional.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memastikan pengembangan pariwisata memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan fungsi konservasi dan keberlanjutan ekosistem.

“Saya berharap Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata yang indah, tetapi juga menjadi contoh konkret pengelolaan pariwisata berkelanjutan berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat,” kata Wamenpar.

Turut mendampingi Wamenpar Ni Luh Puspa dalam kunjungan tersebut Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini Mohamad Paham. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta