Jayapura

Kapolda Papua Hadiri KKR dan Konser Doa Indonesia Dihatiku, Pemilu Damai Tahun 2024

×

Kapolda Papua Hadiri KKR dan Konser Doa Indonesia Dihatiku, Pemilu Damai Tahun 2024

Sebarkan artikel ini

Jayapura, Papua – Lintasnews5terkini.com | Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D.Fakhiri, S.I.K didampingi Wakapolda Papua Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan Kelompok Kebaktian Rohani (KKR) dan Konser Doa Indonesia, Pemilu Damai Tahun 2024, Jumat (15/12/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengkotbah, Rev. Dr. Suzette Hattings, Ketua FKUB Prov. Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., Kapolres Jayapura, AKBP Frederickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., Gembala Sidang Gereja Bethel Indonesia Jemaat Bless Papua Ministry Sentani, Pdt. Yohanes Lenga, M.Th., Para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Kabupaten Jayapura.

Dalam kesempatannya, Ketua FKUB Provinsi Papua mengatakan mempunyai tujuan utama yakni berdoa bersama untuk memasuki Tahun Baru 2024, tahun yang penuh misteri bagi semua orang di bumi Indonesia ini yang tentunya membutuhkan terobosan dari Tuhan.

“Orang Papua juga butuh terobosan dari Tuhan supaya pagelaran pesta demokrasi Tahun 2024 berjalan lancar untuk memilih pimpinan kita dan tentunya pilihan terbaik adalah yang Tuhan kehendaki bukan yang kita kehendaki supaya kita aman dan damai didunia ini,” ucap Pdt. Lipiyus Biniluk.

Semntara itu, Kapolda Papua mengatakan selaku Kapolda Papua dirinya menyambut baik kegiatan KKR dan Konser Doa ini dan tentunya berharap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 nantinya dapat berjalan aman, damai dan sukses dengan kontribusi seluruh stakeholder, pemangku agama dan masyarakat Papua.

“Saya yakin dengan giat giat keagamaan seperti ini, event-event besar khususnya Pemilu 2024 akan berjalan sukses dan aman,” ucap Kapolda Papua.

Lebih lanjut, Kapolda menuturkan Indonesia bukan hanya milik satu kelompok saja, Indonesia bukan punya satu agama saja, tapi milik semua agama, milik semua masyarakat Indonesia, yang tentunya perlu kita jaga bersama kebebasan dalam memeluk kepercayaan masing-masing.

“Saya berharap sebagai umat beragama, kita semua dapat berperan sebagai individu yang menjaga kedamaian dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun depan,” tuturnya.

“Kami TNI-Polri akan selalu bersikap netral dan siap mengawal dan mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu serentak 2024, sehingga bapak, ibu, adik, kakak dapat nyaman untuk memberikan suaranya pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang,” sambungnya.
Diketahui, dalam rangka menyambut Pemilu 2024, kegiatan KKR dan Doa Bersama serentak telah dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2023 di 5 (lima) Kabupaten diantaranya Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Nduga, Kabupaten Nabire, Kabupaten Intan Jaya. Kemudian tanggal 8 Desember 2023, dilaksanakan KKR di Kabupaten Pegunungan Bintang dan tanggal 11–12 Desember 2023 juga telah dilaksanakan doa & puasa lintas agama di Kabupaten Jayapura.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta