Gowa, Lintasnews5terkini.com – Pembangunan rabat beton di Dusun Bontomanai, Desa Lembangloe, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, menuai sorotan warga. Proyek dengan volume sepanjang 150 meter itu menelan anggaran sebesar Rp170.168.920 yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025.
Namun, hasil pekerjaan yang baru saja selesai tersebut dinilai kurang maksimal. Dari pantauan di lokasi, permukaan rabat beton tampak berpasir dan tidak padat, sehingga menimbulkan dugaan bahwa campuran semen dan pasir yang digunakan tidak sesuai takaran standar.
“Baru selesai dikerja, tapi kelihatan rapuh karena banyak pasirnya. Kalau dibiarkan seperti ini, jalan tidak akan bertahan lama,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Jumat (26/9/2025).
Warga menilai, pembangunan dengan anggaran ratusan juta rupiah seharusnya menghasilkan kualitas yang lebih baik dan dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang. Mereka khawatir, jika mutu pekerjaan tidak sesuai, jalan rabat beton tersebut akan cepat rusak dan tidak memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Lembangloe maupun pelaksana proyek belum memberikan klarifikasi terkait dugaan tersebut.
Warga berharap adanya pengawasan ketat dari pihak terkait agar anggaran Dana Desa benar-benar digunakan sesuai prosedur dan memberikan hasil yang layak.(**).





















