Makassar, Lintasnews5terkini.com — Anjungan Pantai Losari di Makassar masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi warga lokal maupun wisatawan luar daerah. Pemandangan indah dengan latar tulisan ikonik “Pantai Losari” serta deretan kapal pinisi yang bersandar, menjadi daya tarik tersendiri, terutama di malam hari saat cahaya lampu menghiasi kawasan tersebut.
Namun, di tengah keindahan itu, sejumlah pengunjung mengaku merasa risih akibat banyaknya pengemis, terutama anak-anak yang berkeliaran di sekitar anjungan. Mereka kerap menawarkan tisu sambil meminta sedekah secara memaksa kepada para wisatawan.
Salah seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya membagikan pengalamannya saat berkunjung bersama keluarga ke Anjungan Pantai Losari. Ia mengaku sempat terganggu ketika hendak berfoto di depan tulisan “Pantai Losari”.
“Saya bersama keluarga ingin berfoto-foto dengan pemandangan bertulisan Pantai Losari dan kapal pinisi karena terlihat keren dan indah, tapi ketika saya mau berfoto ada beberapa anak kecil menawarkan tisu ke saya. Saya menolak, tapi mereka tetap memaksa dan bahkan salah satunya memegang baju saya, minta sedekah. Saya pun bergeser meninggalkan lokasi, tapi mereka tetap mengikuti sampai ke parkiran,” ujarnya.
Ia pun berharap agar pemerintah kota Makassar mengambil langkah tegas dengan menertibkan para pengemis, agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga dan wisatawan bisa menikmati suasana anjungan tanpa gangguan.
“Makassar ini kota besar dan punya banyak potensi wisata. Sayang kalau pengunjung jadi enggan datang karena hal-hal seperti ini,” tambahnya.
Belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Anjungan Pantai Losari maupun pemerintah kota terkait maraknya aktivitas mengemis di kawasan wisata tersebut. Masyarakat berharap adanya penanganan cepat agar citra pariwisata Makassar tidak tercoreng.
Pantai Losari selama ini dikenal sebagai ikon wisata kota Makassar dan menjadi tujuan utama wisatawan yang ingin menikmati pemandangan laut, sunset, hingga kuliner khas daerah.
Dengan penataan dan pengawasan yang lebih baik, diharapkan kawasan ini tetap nyaman dan aman untuk semua pengunjung.
(*)

























