Nasional

Jawab Tantangan Hunian MBR Perkotaan, Perumnas Hadirkan Hunian Subsidi Terjangkau dan Terintegrasi

×

Jawab Tantangan Hunian MBR Perkotaan, Perumnas Hadirkan Hunian Subsidi Terjangkau dan Terintegrasi

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Lintasnews5terkini.com – 21 September 2026, Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan. Tidak hanya berorientasi pada penyediaan rumahdengan harga terjangkau, Perumnas mengembangkan konsep hunian yang mempertimbangkan aspek aksesibilitas, konektivitas transportasi, kedekatan dengan pusataktivitas, serta efisiensi biaya dan waktu mobilitas masyarakat.

Penyediaan hunian MBR membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif. Keterjangkauan harus dilihat sebagai total cost of living, termasuk biaya transportasi, waktu perjalanan, serta akses masyarakat terhadap fasilitas dan pusat kegiatan. Karena itu, pengembangan hunian di kawasan perkotaan menjadi salah satu strategi Perumnas untukmendukung penyediaan hunian yang lebih inklusif.

Melalui pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD), Perumnas mengintegrasikan kawasan hunian dengan sistem transportasi publik sehingga masyarakat dapat memiliki akses mobilitas yang lebih mudah menuju pusat bisnis, pendidikan, perdagangan, maupun fasilitas perkotaan lainnya.

Sejumlah kawasan TOD Perumnas dikembangkan dengan mengutamakan aksesibilitas melalui integrasi hunian dan transportasi. Dalam setiap pengembangan kawasan TOD tersebut, Perumnas juga menyediakan alokasi hunian subsidi yang diperuntukkan bagi MBR, diantaranya Samesta Mahata Tanjung Barat sebanyak 256 unit, Samesta MahataMargonda 182 unit, dan Samesta Mahata Serpong 330 unit.

“Hunian yang terjangkau bagi MBR tidak cukup hanya diukur dari harga rumah. Lokasi,akses terhadap transportasi publik, serta biaya dan waktu perjalanan sehari-hari juga menentukan keterjangkauan yang sesungguhnya. Karena itu, Perumnas terus mendorong penyediaan hunian subsidi yang lebih dekat dengan pusat aktivitas dan terintegrasi dengantransportasi publik,” ujar Plt. Direktur Utama Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pengembangan hunian subsidi di berbagaiwilayah yang berlokasi di area strategis dengan pusat aktivitas masyarakat. Termasuk melalui pengembangan hunian perkotaan pada Samesta Sentraland Cengkareng, SamestaGrand Sentraland Karawang, Samesta Jakabaring Palembang, proyek Jatim II Pasuruandan Proyek Cirebon, yang menyediakan hunian subsidi dengan akses terhadap berbagaifasilitas serta aktivitas masyarakat.

Komitmen menghadirkan hunian MBR di kawasan perkotaan juga diwujudkan melalui Samesta Alonia Jakarta di Kemayoran. Sebanyak 609 unit dikembangkan sebagai hunian subsidi vertikal untuk memberikan alternatif hunian yang lebih terjangkau dan dekat dengan pusat aktivitas perkotaan, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang semakin terbatas di Jakarta.

Samesta Alonia memiliki konsep hunian vertikal yang mengoptimalkan keterbatasan lahan perkotaan sekaligus memberikan alternatif hunian yang lebih aksesibel bagi masyarakat, termasuk kelompok milenial dan generasi muda yang membutuhkan hunian di kawasan dengan konektivitas yang baik.

Selain membangun kawasan baru, Perumnas turut mengambil peran melalui revitalisasirumah susun di kawasan perkotaan, antara lain di Tanah Abang dan Klender. Langkah tersebut merupakan bagian dari optimalisasi aset Perumnas sekaligus upaya menghadirkan kembali hunian vertikal yang layak dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.

Revitalisasi rusun menghadirkan kawasan hunian yang lebih berkualitas, modern, aman,serta dapat menjadi katalis bagi terbentuknya kembali aktivitas sosial dan ekonomi.Kawasan ini diharapkan tidak hanya menyediakan lebih banyak hunian subsidi bagimasyarakat perkotaan, namun juga dapat berkembang menjadi ruang aktivitas yangmenopang perekonomian warga.

“Perumnas ingin agar MBR tidak selalu dihadapkan pada pilihan antara rumah yang terjangkau tetapi jauh dari pusat aktivitas, atau lokasi yang strategis tetapi tidak terjangkau. Melalui TOD, revitalisasi kawasan, dan pengembangan hunian vertikal seperti Samesta Alonia, Perumnas berupaya menghadirkan alternatif hunian yang lebih dekat, terkoneksi,dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan,” ujar Imelda.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi Perumnas dalam mendukung program 3Juta Rumah, khususnya pengembangan hunian subsidi bagi MBR, melalui pengembangankawasan yang tidak hanya layak huni, tetapi juga terjangkau, terkoneksi dan dekat denganpusat aktivitas perkotaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta