Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Kota Banjar Bebas TB

×

Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Kota Banjar Bebas TB

Sebarkan artikel ini

Banjar, Lintasnews5terkini.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan target bebas tuberkulosis (TB) di wilayah setempat. Upaya tersebut perlu dilakukan secara terpadu dan berjenjang hingga tingkat desa, termasuk melalui penguatan perencanaan dan penganggaran daerah.

“Harapan saya mungkin dalam waktu 3 bulan, 6 bulan lah, Kota Banjar itu berani mendeklarasikan bahwa Kota Banjar ini bebas TB,” ujar Wiyagus saat menghadiri Pertemuan Lintas Sektor dan Diskusi Interaktif dalam Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (21/9/2026).

Ia mengatakan, target tersebut dapat diupayakan karena kasus TB di Kota Banjar telah teridentifikasi. Namun, penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai unsur dan tidak dapat hanya mengandalkan dinas kesehatan.

“Masalah kesehatan ini bukan hanya masalah dinas kesehatan, tetapi kita bicara pentingnya kolaborasi semuanya,” katanya.

Menurutnya, persoalan TB tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap produktivitas dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pengobatan TB membutuhkan waktu beberapa bulan. Apabila pasien merupakan kepala keluarga, kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan mencari nafkah sekaligus berdampak terhadap anggota keluarga yang mendampingi selama masa pengobatan.

Karena itu, Wiyagus menekankan pentingnya penanganan TB masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Kota Banjar, kata dia, telah memasukkan persoalan kesehatan, termasuk TB, dalam dokumen perencanaan daerah hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selain dukungan penganggaran, Wiyagus mendorong penguatan intervensi hingga tingkat desa. Salah satunya melalui pembentukan Desa Siaga TB yang melibatkan kepala desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa), kepala puskesmas, Posyandu, dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Desa Siaga TB ini penting ya. Di Jawa Barat ini belum banyak ya, dari sekian ribu desa baru sekian desa yang terbentuk,” jelasnya.

Wiyagus kembali menekankan, TB dapat disembuhkan apabila ditangani dengan skema yang tepat. Pemeriksaan terhadap kontak erat dan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) perlu terus diperkuat untuk mencegah penularan sekaligus menekan munculnya kasus baru. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalis media online Lintasnews5terkini.com, dalam melaksanakan tugasnya dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA), dari Redaksi, serta namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada oknum yang mengatasnamakan dirinya dari media online lintasnews5terkini.com. namun tidak bisa menunjukkan KTA dan Surat Tugas yang ditanda tangani oleh Pimpinan Umum/Redaksi dan namanya tidak tercantum di Box Redaksi. Segera Laporkan Ke Pihak Berwajib Kepolisian.atau diminta untuk segera menghubungi Redaksi Pelaksana telp/whattshap 085242507911 PERINGATAN Wartawan media online lintasnews5terkini.com, dilarang keras menyalahgunakan KTA dan serta tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan meminta atau menerima pemberian (imbalan) yang bisa merusak Profesi Wartawan yang diatur dalam Peraturan dan Perundang-Undangan Republik Indonesia serta harus mematuhi UU Nomor 40/1999 tentang PERS dan KODE ETIK JURNALIS Semua isi materi berita dan semua kegiatan yang tidak berkaitan dengan liputan menjadi tanggungjawab pribadi wartawan/pewarta